Warga Keluhkan Distribusi Bulog Beras Tak Layak Konsumsi

0
689
Warga Keluhkan Distribusi Bulog Beras Tak Layak Konsumsi
Warga Keluhkan Distribusi Bulog Beras Tak Layak Konsumsi

Lampung tengah, buanainformasi.com-Warga Kampung Bumi Ratu, Kecamatan Bumi Ratu Nuban, Kabupaten Lampung Tengah, Lampung, meradang dan kecewa akibat terima raskin,yang didistribusikan oleh  bulog,ternyata tak layak konsumsi.

Raskin merupakan subsidi pangan dalam bentuk beras yang diperuntukkan bagi warga kurang mampu, sebagai upaya pemerintah dalam meningkatkan ketahanan pangan dan memberikan perlindungan sosial pada rumah tangga miskin. Namun warga sangat kecewa dan merasa ditipu terhadap beras yang diterima jauh dari harapan.

Pasalnya, beras tersebut, ternyata berbau busuk, kotor, dan sudah berwarna aneh.Tidakhanya itu, warga juga mengeluhkan bobot beras yang seharusnya diterima 15 kg perkarung, akan tetapi selalu berkurang dari bobot semestinya saat ditimbang ulang.

Farida salah satu warga menuturkan, beras yang mereka terima bulan ini tak sama seperti pada bulan-bulan sebelumnya, karena beras kali ini terlihat berwarna aneh agak kehitam hitaman dan mengeluarkan bau yang tidak sedap. Selain itu beras yang mereka terima terlihat lebih kotor dan banyak gabah halus dan butiran padi yang kulitnya belum terkelupas.jelasnya

Ngadino Aparatur Kampung setempat pun membenarkan tentang beras yang diterima warganya tak layak dikonsumsi, serta jumlah berat  beras yang diantar langsung oleh pihak bulog, tak pernah sesuai dengan jumlah semestinya 15kg perkarung adapun selisih bobot beras bervariatif setiap warga  yang menerima raskin, kisaran hanya 12kg perkarung sampai 14 kg saja perkarung.ujarnya

Sementara itu, Anggota Komisi IV DPRD Lampung Tengah, I Kadek Asian Nafiri, angkat bicara terkait  permasalahan raskin yang tak layak konsumsi, serta bobot beras perkarung yang tidak pernah sesuai dengan semestinya diterima oleh warga.

Dirinya, sangat mengecam kepada oknum-oknum nakal yang mencari keuntungan pribadi, untuk segera berhenti, karena tindakan oknum tersebut dapat dipidanakan. Pihaknya segera akan merapatkan dengan seluruh Anggota Komisi IV DPRD Lampung Tengah agar secepatnya mengambil langkah tindakan,guna penyelesaian masalah yang sangat merugikan tersebut. Terlebih,hal ini menyangkut bantuan pemerintah untuk masyarakat miskin.Pngkasnya(Hengki)