Wali Kota Eva Dwiana: Memberi Kelonggaran Berbelanja, Dan Menginatkan Pentingnya Protokol Kesehatan

0
9

BANDAR LAMPUNG, Penacakrawala.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung membebaskan warganya melakukan aktivitas perbelanjaan untuk menyambut Hari Raya Idul Fitri 1442 H. Menyikapi masih berlangsungnya pandemi covid-19, masyarakat diimbau untuk melaksanakan protokol kesehatan saat berada di pusat perbelanjaan. “Silahkan belanja, tapi ingat protokol kesehatannya, “kata Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana, Selasa (4/5/2021).

Ia mengklaim, terdapat peningkatan aktivitas jual beli dalam beberapa hari ke belakang. Meski begitu, ia menegaskan pihaknya belum merencanakan akan menyesuaikan kebijakan pemerintah mengenai peningkatan jumlah pengunjung mall dan pasar-pasar. “Tidak diperketat lagi operasional tempat usaha, tapi nanti agar dihadirkan informasi protokol kesehatan saat berbelanja, “ungkap dia.

“Tidak ada pula pembatasan pengunjung, “lanjut dia. Ia menilai, keputusan tersebut berkenaan dengan optimalisasi bergeraknya ekonomi daerah. Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Bandar Lampung Ahmad Nurizki Erwandi menyebut akan dilakukan pengawasan protokol kesehatan secara berkala di tempat-tempat perbelanjaan. Ia berujar pengontrolan pengunjung mall tidak dimungkinkan, tetapi protokol kesehatan yang harus tetap dipatuhi.

Terlebih oleh pihak pengelola mall sebagai penyedia layanan perbelanjaan. “Memang untuk jumlah pengunjung tidak bisa kita batasi, tapi protokol kesehatan, harus pakai masker. Pihak mall juga bisa mengimbau kepada pengunjungnya dengan mengerahkan petugas keamanan yang ada, “kata dia. Masih kata dia, pihaknya pun tidak akan segan melayangkan teguran kepada pengunjung maupun pengelola bila didapati adanya protokol kesehatan yang diabaikan.

Daya Beli di Bandar Lampung Belum Pulih Kenaikan mobilitas belum berimbas pada Indeks Harga Konsumen (IHK) pada April 2021 di Bandar Lampung. “Memasuki bulan ke-14 pandemi Covid-19, perkembangan harga berbagai komoditas (barang dan jasa) yang dikonsumsi masyarakat di Kota Bandar Lampung secara umum masih menunjukkan adanya penurunan, “kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bandar Lampung Akhmad Nasrudin dalam keterangan tertulisnya yang diterima, Selasa (4/5/2021).

Pada April 2021, BPS mencatat terjadi deflasi sebesar 0,18 persen untuk wilayah Kota Bandar Lampung. “Yang ditunjukkan dengan penurunan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 107,14 pada bulan Maret 2021 menjadi 106,95 pada bulan April 2021, “terang dia. Sementara itu tingkat inflasi tahun kalender (year to date/ytd) dan tingkat inflasi tahun ke tahun (year on year/ YoY) tercatat masing-masing sebesar 0,55 persen dan 1,78 persen.

Disebutkan, kenaikan Indeks Harga Konsumen pada April 2021 dinilai lebih didorong oleh permintaan musiman di tengah Ramadhan. “Komoditas yang tercatat memberikan andil atau sumbangan kepada deflasi pada bulan April 2021 antara lain cabai rawit; cabai merah; beras; cumi-cumi; pasir; daging ayam ras; bawang merah; udang basah; air kemasan; dan kacang panjang, “rincinya.

Sumber:Tribunbandarlampung.com
Editor:Muhammad Daffa