Tidak Terima Ditegur, Anak Punk Serang Anggota Satpol PP Metro

0
333

Metro, buanainformasi.com – Salah satu anggota Satpol PP Kota Metro mengalami luka di bagian kepala, dikeroyok Anak Punk/Pengamen jalanan, saat bertugas patroli, di lampu merah Jalan Jenderal Sudirman, depan Karoeke Charly. Rabu malam, (4/4).

Korban Angota Pol PP Metro Sudarsono, terluka terkena pukulan batu dan kini tengah menjalani visum di RSUD Ahmad Yani, Kota Metro.

Kasat Pol PP Imron yang diwakili kepala bidang ketentraman dan ketertiban umum Jose Sarmento memaparkan, kronologi kejadian bermula saat anggota Pol PP yang sedang bertugas di seputaran lampu merah di jalan Jendral Sudirman mendapati segerombolan anak punk yang sedang mengamen. Lalu berusaha menegur secara baik baik, namun anak anak punk tersebut tidak terima.

Kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 18.30 WIB, saat itu, satu regu Satpol PP menjalankan tugas yakni menertibkan anak punk dilampu merah tesebut. Ternyata ketika menegur segerombolan anak punk tersebut, ada sekumpulan anak punk mengkroyok 3 anggota pol PP.

 

“Karena banyaknya laporan dari masyarakat khususnya pengguna jalan yang merasa resah dikarenakan sering mendapati anak anak punk yang mengamen dengan cara memaksa. Untuk mencegah terjadi hal tersebut sat Pol-PP Metro meletakkan beberapa anggota untuk berjaga di seputaran lampu merah tersebut. Beberapa anggota yang sedang bertugas dan mendapati segerombolan anak punk sedang mengamen, lalu salah satu anggota kita berusaha menegur mereka secara baik baik, namun malah tidak terima dan langsung melakukan pengeroyokan kepada anggota kita,” ungkapnya.

Pada saat itu tidak jauh dari lokasi kejadian beberapa anggota yang sedang bertugas juga dan melihat salah satu rekannya di keroyok oleh segerombolan anak punk, langsung berusaha untuk melerai.

“Ada yang melerai dan ada salah satu anggota langsung lari melaporkan kejadian kepada sat Sabhara Polres Metro. Setelah anggota sabhara datang mereka langsung kabur melarikan diri semua,” jelas Jose.

Akibat insiden pengeroyokan tersebut salah satu anggota sat Pol-PP yang bernama Sudarsono mengalami luka dan memar di beberapa bagian tubuhnya.

“Anggota kita yang dikeroyok mengalami benjol di kepala dan luka di bagian bibir serta memar di beberapa bagian tubuh akibat pukulan dan tendangan. Bahkan ada juga yang menimpuk menggunakan batu dan balok segala macam, seakan akan mereka itu memang berniat untuk mematikan anggota saya,” imbuhnya.

Diungkapkannya, tak lama berselang setelah kejadian tersebut anggota sat Pol-PP yang mendapat informasi dari sesama anak punk yang beda kelompok langsung melakukan pengaman kepada beberapa anak punk yang melakukan pengeroyokan.

“Tidak cuma memberi informasi, bahkan anak punk yang beda kelompok itu juga membantu melakukan pengamanan terhadap pelaku pengeroyokan. Setelah diamankan oleh mereka, anggota kita langsung menjemput dan membawa ke kantor sat Pol-PP,” ungkapnya.

Dikatakannya, karena tidak ingin terkena himbasnya juga, anak punk yang berbeda kelompok tersebut berinisiatif membantu mengamankan mereka yang melakukan pengeroyokan.

“Karena takut kena himbasnya juga merekapun marah dan membantu mengamankan para beberapa pelaku,” katanya.

Pelaku pengeroyokan yang berhasil diamankan sebanyak tiga orang dan dua saksi. Kini pelaku dan dan saksi berada di kantor Polres Metro guna penyelidikan lebih lanjut.(*)