Terungkap, Mahasiswi DIY Update Status Sebelum Tewas

0
407

ilustrasi-pembunuhan_663_382Buanainformasi.com – Polsek Depok Barat, Sleman, Yogyakarta, masih terus mendalami penyebab kematian Selvina Amalia (20), mahasiswi UPN Veteran Yogyakarta yang ditemukan tewas saat melahirkan di kamar kosnya di Puri Christi 4 Seturan, Sleman, DIY, beberapa waktu lalu.

Polisi sudah memeriksa sejumlah saksi untuk dimintai keterangan terkait penyebab kematian mahasiswi asal Lampung tersebut.

“Enam orang saksi sudah dimintai keterangan, tapi kita belum dapat keterangan yang mengarah ke penyebab tewasnya korban,” kata Kapolsek Depok Barat Kompol Luthfi saat berbicang dengan tvOne, Selasa, 5 Mei 2015.

Meski begitu, ada salah seorang teman korban yang menunjukkan status korban di jejaring sosial sebelum tewas. Menurut Luthfi, korban sempat mengupdate status sebelum tewas di kamar kosnya.

Korban sempat menulis update status ‘minum nggak ya, minum nggak ya’. Seolah korban ingin menenggak sesuatu sebelum tewas.

“Apakah yang bersangkutan minum obat atau jamu untuk melancarkan (kehamilan) atau menggugurkan  janin masih didalami. Namun saat olah TKP kita tidak menemukan obat apapun,” ujar Luthfi.

Polisi lanjut Luthfi, masih sulit mengungkap penyebab kematian Selvina. Dari visum luar yang diizinkan pihak keluarga, tidak ditemukan tanda-tanda bekas kekerasan. Polisi menduga, korban tewas karena mengalami pendarahan hebat saat melahirkan.

“Mungkin karena malu sehingga melahirkan sendiri,” ucapnya.

Sejauh ini, Polsek Depok Barat belum dapat meminta keterangan pacar korban. Luthfi mengaku, pacar korban saat ini berada di luar Yogyakarta, sehingga sulit untuk dihadirkan. “Kami mengimbau kalau berkenan yang bersangkutan secara sukarela datang untuk memberikan keterangan,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, wanita muda berinisial SAA (20 tahun), mahasiswi universitas di Yogyakarta dan seorang bayi, ditemukan membusuk di kamar kos Puri Christi 4, Seturan, Desa Caturtunggal, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman, Rabu 29 April 2015.

Diduga, SAA meninggal dunia tak lama setelah melahirkan. Sontak, peristiwa ini menggegerkan warga sekitar.

“Karena sudah berbau, kemungkinan besar korban telah meninggal dua atau tiga hari yang lalu,” kata Kapolsek Depok Barat, Kompol Luthfi.

Saat ditemukan, tubuh keduanya masih terdapat darah. Hasil Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), kata Luthfi, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan dalam tubuh korban.

“Untuk kepastian penyebab kedua korban tewas menunggu hasil autopsi,” ujar Luthfi. (sumber : Viva.co.id