Taman Budaya Lampung Akan Gelar Pameran Lukisan dan Mural

0
272

Bandar Lampung, buanainformasi.com – Taman Budaya Lampung berkerja sama dengan Direktorat Kesenian, Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menggelar pameran lukisan dan mural pada Juli 2018.

Tema pameran adalah akulturasi pencampuran dua budaya dengan mengedepankan kearifan lokal, dengan sudut pandang, sosial, budaya, religius, pendidikan dan arsitektur.

Demikian terungkap dalam peserta sarasehan, sosialisasi pameran yang berlangsung di Taman Budaya Lampung, Selasa, (27/3). Sarasehan dihadiri perwakilan dari Tanggamus, Kota Metro, Pringsewu dan Kota Bandar Lampung.

Salah satu kurator pameran, Joko Irianta, mengatakan tingkah laku, karena etos dan pandangan dunia, antara gaya hidup yang diterima dan struktur kenyataan, terdapat sesuatu yang dipahami sebagai kesesuaian yang mendasar antara pantas dan tidak pantas, baik dan tidak baik.

 

“Namun ketika berbicara karya seni, tentu estetika, harmonisasi dalam ruang apresiasi sangatlah penting. Penggayaan dalam berkarya, karakteristik, goresan, warna dan konseptual yang disajikan dalam bentuk karya dua dimensi,” ungkap Joko.

Sementara menurut salah satu panitia, Mahmud, pameran lukisan dan mural kali ini menggunakan mekanisme open call, membuka seluas-luasnya ruang apresiasi bagi para pelukis untuk mempresentasikan karya dua dimensi/karya lukisnya dengan pendekatan tema dan penekanan pada teknis penggarapan.

Para pelukis yang ingin berpartisifasi dalam kegiatan pameran lukisan dan mural, bisa mengrimkan data karya dan data diri ke email: tamanbudayaprovinsilampung@gmail.com atau datang ke sekertariat pameran, Taman Budaya Lampung, Jl. Cut Nyak Dien No. 24 Palapa Bandar Lampung.

Peserta mural bisa mengirimkan konsep karyanya dalam bentuk gambar berwarna, dengan konsep tema “Akulturasi” untuk kebutuhan katalogus, setelah dikurasi oleh tim kurator, dan untuk peserta pameran lukisan telah ditentukan untuk ukuran karyanya, minimal 100 cm X 100 cm dan maksimal 200 cm x 300 cm.

“Kami berharap para pelukis berpartisipasi dalam kegiatan sehingga seni rupa di Lampung lebih semarak dan menggeliat,” kata Mahmud.(*)