Sukseskan Program Kemen PP dan PA, Lapas Gunung Sugih Resmikan Ruang Laktasi

0
360

Lampung Tengah, buanainformasi.com – Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PP dan PA) telah mendorong seluruh kementerian dan instansi pemerintah daerah untuk menjadikan Kabupaten atau Kota Layak Anak, salah satunya dengan wajib memiliki ruang laktasi. Tujuannya agar para ibu dapat memberikan ASI eksklusif kepada bayinya.

Demi mensukseskan program tersebut, pihak lapas berperan aktif menyiapkan fasilitas tersebut setelah sebelumnya sudah meresmikan Play Land dalam Lapas. Hal ini disampaikan oleh Kepala Lembaga Pemasyarakatan Klas III Gunung Sugih, Syarpani saat meresmikan Ruang Laktasi bagi pengunjung dan pegawai lapas. Kamis, 22/3.

“Kami mendukung program Kementerian Perempuan dan Perlindungan Anak untuk mewujudkan kabupaten layak anak, bulan lalu kami telah meresmikan Play Land. Kami sampaikan bahwa betapa pentingnya ASI demi pertumbuhan balita”, ujar Pria penggagas Play Land dalam lapas ini.

Syarpani menyampaikan bahwa berbagai upaya telah dilakukan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat demi mewujudkan Nawa Cita Presiden Jokowi, yang intinya negara hadir dalam masyarakat.

 

“Kami melihat pengunjung membawa balita namun tidak ada tempat untuk memberikan ASI di area kunjungan, sehingga kami siapkan. Peruntukannya pun untuk pegawai wanita yang mempunyai balita”, ujar Kepala Lapas yang baru saja menerima Hibah Tanah dari PT. Sinar Bambu Kencana Ini.

Mewakili Bupati, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Tengah, Damayanti menyampaikan apresiasinya atas langkah Kepala lapas dalam rangka mendukung program Pemerintahan Daerah Lampung Tengah.

“Terima kasih Pak Kalapas, kami sungguh takjub dengan lingkungan lapas yang asri dan membuat nyaman penghuni dan masyarakat yang mengunjungi Lapas. Keberadaan ruang laktasi ini adalah program Kementerian Kesehatan agar setiap balita memperoleh ASI dan Lapas telah melakukan itu, luar biasa!”, ujar Damayanti.

Sementara itu, pengunjung yang membawa balita, YT (45) warga Gunung Sugih menyampaikan ucapan terima kasih atas tersedianya ruang laktasi tersebut dan membuat nyaman bagi ibu menyusui.

“Sebelumnya saya tidak nyaman ketika membawa bayi dan harus menyusui didepan pengunjung lainnya. Kami berterima kasih pihak Lapas telah mengakomodir hak-hak balita di dalam Lapas.”, ujar YT.