Sehat Di Mulai Dari Tangan Yang Bersih

0
864

Bandar Lampung, buanainformasi.com-Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia adalah sebuah kampanye global yang dicanangkan oleh PBB, bekerja sama dengan organisasi-organisasi lainnya baik pihak pemerintah maupun swasta untuk menggalakkan perilaku mencuci tangan dengan sabun oleh masyarakat sebagai upaya untuk menurunkan tingkat kematian balita dan pencegahan terhadap penyakit yang berdampak pada penurunan kualitas hidup manusia.

Pengumuman pencanangan Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia  (HCTPS) pada 15 Oktober dilakukan pada saat Pertemuan Tahunan Air Sedunia (Annual World Water Week) yang berlangsung pada 17-23 Agustus 2008 di Stockholm seiring dengan penunjukan tahun 2008 sebagai Tahun Internasional Sanitasi dalam Rapat Umum PBB.

Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia (CTPS) diharapkan akan memperbaiki praktik-praktik kesehatan pada umumnya dan perilaku sehat pada khususnya, dimana kampanye Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia ini merupakan upaya memobilisasi jutaan orang di seluruh dunia untuk mencuci tangan mereka dengan menggunakan sabun dan air mengalir.

Di Provinsi Lampung Hari CTPS ini diadakan pada pagi hari ini di Musium Lampung, sekaligus memperingati Hari Musium Lampung ke- yang dihadiri oleh Ketua TP PKK Provinsi Lampung, TP PKK  Kab/Kota, Asisten 3 Bidang Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Kepala Dinas Pendidikan, dan perwakilan Saka Bakti Husada (SBH) Provinsi Lampung, serta dimeriahkan oleh sekitar 200 orang peserta didik dari berbagai Sekolah Dasar di Bandar Lampung.

Ketua TP PKK Provinsi Lampung Ibu Yustin Ridho Ficardo menyampaikan bahwa cuci tangan merupakan salah satu tindakan sanitasi dengan membersihkan tangan dan jari jemari dengan menggunakan air ataupun cairan lainnya dengan tujuan untuk menjadi bersih sehingga terhindar dari berbagai penyakit.

Adapun langkah sederhana yang dianggap efektif untuk membersihkan tangan memerlukan waktu 20 detik, yaitu pertama: basahi tangan seluruhnya dengan air bersih dan mengalir, kedua: gosok sabun ke telapak, punggung tangan dan sela-sela jari, ketiga: bersihkan bagian bawah kuku-kuku, keempat: adalah bilas tangan dengan air bersih dan mengalir, terakhir langkah kelima adalah keringkan tangan. CTPS ini terutama dilakukan di  waktu-waktu kritis yaitu sebelum makan, sebelum menyiapkan makanan, sesudah buang air kecil dan buang air besar, sesudah membersihkan kotoran bayi/balita, dan sesudah memegang hewan.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung dr. Hj. Reihana, M.Kes menyampaikan bahwa selain mencegah MERS dan Ebola, Cuci Tangan Pakai Sabun dan Air Mengalir juga efektif mencegah penyakit kecacingan, diare, typhoid, flu burung, Hepatitis A, Hepatitis  E dan masih banyak lagi. Diare merupakan penyebab kematian kedua pada balita, ketiga pada bayi dan kelima untuk semua umur. Prevalensi Kecacingan pada anak Sekolah Dasar (SD) di beberapa penelitian masih menunjukkan dikisaran 10%. Kecacingan akan berimbas pada gangguan kecerdasaan anak bangsa yang bersumber dari “tangan yang tidak bersih”.

Laporan kasus Diare yang masuk ke Dinas Kesehatan Provinsi Lampung sejak tahun 2011 – 2014 dan peringkat Diare terhadap kunjungan ke Puskesmas

Tabel Jumlah Kasus & Peringkat Diare Terhadap Kunjungan Puskesmas

di Provinsi Lampung  Tahun 2011 s.d. 2014

Tahun Jumlah kasus Peringkat dalam 10 Besar Penyakit di Puskesmas Persentase Terhadap Total Kunjungan Puskesmas
2011 164.843 2 23,41 %
2012 145.431 8 4,36%
2013 176.103 6 6,64%
2014 119.047 7 5%

Sumber Profil Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Lampung.

Dari data diatas diketahui bahwa penyakit diare merupakan penyakit yang sering diderita oleh masyarakat kita. Data Riskesdas 2013 menyatakan bahwa Prevalensi Diare di Provinsi Lampung adalah 3,67.

Laporan penderita Pneumonia pada balita  yang masuk ke Dinas Kesehatan Provinsi Lampung sejak tahun 2011 – 2014 adalah 11.121 kasus, 7.931 kasus, 14.106 kasus dan 11.142 kasus.

Data dibawah menunjukkan tentang Prevalensi Penyakit Diare, Prevalensi Penyakit ISPA dan Proporsi CTPS di  masyarakat berdasarkan Data IPKM 2014.

Selain itu berdasarkan Laporan PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) pemantauan yang dilakukan di 951.447 rumah tangga di seluruh Kab/Kota tahun 2014 didapatkan Perilaku Cuci Tangan Pakai Sabun sejumlah 63,91% masih dibawah target yaitu 70%` sehingga kampanye CTPS penting digalakkan agar dapat terus menurunkan prevalensi penyakit-penyakit tersebut.(Rilis Humas/D)