Reshuffle Hasil Kompromi Banyak Pihak

0
489

reshuffle-hasil-kompromi-banyak-pihak-VeliBiBww0

JAKARTA,Buanainformasi.com – Pengamat menyakini reshuffle yang dilakukan oleh Jokowi merupakan hasil kompromi dengan mendengar dan menerima masukan dari berbagai pihak. Tapi perubahan yang dilakukan mungkin tidak bisa membuat terobosan yang diharapkan.

“Menggeser Sofyan Djalil ke Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas dan mencopot Andrinof Chaniago adalah hasil kompromi dengan Jusuf Kalla (JK),“ kata pengamat komunikasi dan politik Universitas Paramadina, Hendri Satrio kepada media, Kamis (13/8/2015).

“Kita tahu bersama bahwa pada sebuah kabinet, Bappenas adalah nabinya. Dia menjadi kompas bagi arah kebijakan di kabinet. Bappenas adalah think thank,” kata Hendri. Menurutnya, terlihat bahwa dalam perombakan ini, Jokowi mendengar dan mendapat masukan dari berbagai pihak.”Tak bisa dipungkiri ini merupakan hasil masukan beberapa pihak,” kata Hendri.

Sementara itu, pengamat ekonomi Lana Soelistianingsih mengatakan, para menteri baru di bidang ekonomi khususnya Darmin Nasution sebagai Menko Perekonomian dan Thomas Lembong sebagai Menteri Perdagangan cukup kompeten dan kredibel. Tapi kemungkinan keduanya tidak akan banyak mengubah keadaan,” kata Lana. Hal ini disebabkan tidak ada perubahan secara struktural berkenaan sistem birokrasi di unit teknis yaitu kementrian-kementrian.

Menurutnya, para menteri baru itu perlu menunjukkan kinerjanya secara cepat di tengah persoalan ekonomi Indonesia yang begitu rumit, namun tidak bisa dilakukan dengan cepat.

“Mereka tak akan bisa langsung bekerja cepat menyelesaikan segala persoalan. Mereka pasti butuh waktu penyesuaian, paling cepat tiga bulan kita bisa melihat kinerjanya, bahkan bisa enam bulan,” tambahnya pula.

Presiden Jokowi mengumumkan perombakan kabinet Rabu (12/8) siang di Istana Merdeka, dan langsung melantik enam menteri baru: Luhut Pandjaitan (Menko Polhukam), Darmin Nasution (Menko Perekonomian) Sofyan Djalil (Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas) Rizal Ramli (Menko Kemaritiman), Thomas Lembong (Menteri Perdagangan) dan Pramono Anung (Sekretaris Kabinet).(Sumber,Okezone.com)