Ratusan Kader DPD Perindo Lamteng Bagikan 1000 Tangkai Mawar Putih

0
310

Lampung Tengah, buanainformasi.com – Ratusan Kader DPD Perindo Lampung Tengah, Lampung menggelar aksi simpatik turun kejalan sebagai bentuk dukungan terhadap ketua umum partai perindo Harry Tanoe Soedibyo yang saat ini tengah mengalami kasus kriminalisasi atas sms terhadap jaksa Yulianto bahwasannya sms tersebut bukan lah sebuah ancaman aksi yang berjalan damai tersebut juga sebagai bentuk pernyataan sikap kader untuk melawan segala bentuk kriminalisasi dinegeri ini.

Terkait kriminalisasi sms ketua umum partai Perindo Hary Tanoe Soedibyo ketua  DPD Partai Perindo Lampung Tengah, Habibi, S.H, M.H  gelar aksi simpatik, guna mendukung  sebuah kebenaran sebagai bentuk keperihatinan tehadap status hukum ketua umum partai Perindo. aksi yang disambut baik oleh masyarakat tersebut diawali dengan long march dijalan lintas sumatera sejauh 7 kilo meter,  selanjutnya pembagian 1000 tangkai bunga bunga mawar putih dijalan lintas sumatera tepat depan pasar bandar jaya  dan  diakhiri tanda tangan serta cap jembol darah disebuah kain putih.

Antusias masyarakat sekitar dan pengguna jalan lintas Sumatera yang menerima setangkai bunga dari para kader perindo Lampung Tengah menyambut baik aksi simpatik “SAVE HT” yang berjalan tertib dan aman tersebut, pembagian 1000 tangkai bunga tak hanya dilakukan para kader partai Perindo bahkan anggota Kepolisian yang Berjaga sangat antusias membantu membagikan bunga dan selembaran pernyataan sikap partai terhadap kriminalisasi politik kepada masyarakat.

Ketua DPD Partai Perindo Lampung Tengah menyatakan rangkaian aksi simpatik yang digelar oleh para kader dengan menyematkan pita hitam dilengan merupakan bentuk keperihatinan terhadap proses hukum dinegeri ini terkhusus proses kriminalisasi yang dialami ketua umum, “setelah diteliti dengan seksama membaca kata demi kata sms tersebut pihaknya menyimpulkan sms tersebut bukanlah sebuah ancaman melainkan cita-cita mulia seorang anak bangsa yang ingin kesejahteraan dan keadilan hukum dapat terwujud dinegeri ini dan menyimpulkan pula kasus tersebut merupakan upaya kriminalisasi politik  terhadap HT untuk menghambat pergerakan politik Partai Perindo yang saat ini semakin hari semakin dicintai masyarakat”.

Rangkaian kegiatan aksi simpatik “SAVE HT” yang ditutup dengan penandatanganan dan cap jempol darah yang dilakukan secara masal oleh seluruh kader dan masyarakat tersebut hanyalah langkah awal dukungan kader terhadap ketua umum partai perindo, pihaknya akan siap melakukan aksi dengan mengerahkan kader secara besar-besaran kejakarta jika kasus tersebut tidak diselesaikan secara baik dan adil, secara umum aksi tersebut juga pernyataan sikap partai perindo terhadap hukum dinegeri ini untuk dapat menghentikan segala bentuk tindakan kriminalisasi dalam bentuk apapun usai menggelar aksi seluruh kader membersihkan sampah-sampah ditempak aksi digelar.(Hengki)