Ratu Andalas Lahirkan Anak Ke-2

0
812

Lampung Timur, buanainformasi.com-Balai Taman Nasional Way Kambas (TNWK) kehadiran anggota keluarga baru, yaitu spesies Badak Sumatera (Dicerorhinus Sumatrensis) yang berjenis kelamin betina. Spesies Badak Sumatera ini lahir dari indukan yang bernama Ratu, hasil perkawinan dengan Andalas (12/05). Jum’at, (13/05/2016)

Anak Badak Sumatera yang baru lahir ini merupakan anak yang kedua dari perkawinan Ratu dengan Andalas.

Anak yang pertama bernama Andatu lahir pada tahun 2012. Setelah 4 tahun, kini Badak Sumatera yang berada di penangkaran badak Suaka Rhino Sumatera (SRS) jumlahnya bertambah dengan lahirnya anak kedua Ratu dengan Andalas.

Kepala Balai TNWK Subakir menjelaskan, kelahiran anak kedua dari Ratu dan Andalas kondisinya sangat baik, tetapi belum diperkenankan untuk berinteraksi dengan orang banyak. Saat ini yang boleh mendekat ke kandang hanya dokter dan pawang badak tersebut.

Lahirnya anak Badak Sumatera ini sudah dilaporkan ke Kementerian kehutanan, bahkan sudah sampai ke Presiden Joko Widodo.

Pihak Balai dan SRS sudah mengajukan 3 nama untuk anak badak yang baru lahir diantaranya Adinda, Andra dan Andarani.

“Penetapan nama anak badak menunggu keputusan dari Menteri, kami hanya mengusulkan nama.” ujar Subakir.

Kondisi anak badak Sumatera saat ini cukup baik dan terus dipantau oleh Yayasan Badan Indonesia (YABI) dan International Rhino Foundation (IRF).

“Kami terus melakukan pemantauan, karena sebelum lahir kami sudah mempersiapkannya dengan memasang CCTV di sekitar kandang.” jelas Subakir.

Widodo mewakili YABI mengatakan, “Ratu menunjukkan tanda-tanda akan melahirkan sekitar pukul 03.00 WIB dini hari sedangkan proses kelahiran anak Badak Sumatera ini terlahir sungsang, dimana kakinya yang keluar terlebih dahulu. Kami terus melakukan pemantuan hingga proses kelahiran normal itu selesai.” pungkasnya.

Kelahiran anak badak terus dipantau oleh dokter hewan SRS, drh. Zulfan Arsan dan drh. Ni Made Ferawati, Tim dokter Hewan dari kebun Binatang Toronggo Australia, Tim Dokter dari kebun binatang White Oak Amerika Serikat serta perawat satwa senior dari kebun binatang Cincinnanti Amerika Serikat.

Untuk diketahui, usia kehamilan satwa jenis Badak biasanya mencapai 468 sampai 475 hari. Sedangkan, usia kehamilan Ratu yang kedua ini mencapai 472 hari. Tanda-tanda Badak akan melahirkan biasanya muncul dalam waktu 12 jam sebelum kelahiran.

Di SRS TNWK saat ini terdapat 6 ekor Badak Sumatera. Masing-masing 3 jantan yang diberi nama Andalas, Andatu dan Harapan, serta 3 badak betina yang diberi nama Ratu, Rosa dan Vina. Ditambah 1 anak Ratu, maka jumlah Badak Sumatera di SRS menjadi 7 ekor. (Red)