Purnama Ungkap Kekecewaan Pelayanan RSU Sukadana

0
522

Lampung Timur, buanainformasi.com – Pelayan RUmah Sakit Umum Sukadana mendapatkan keluhan dari orang tua pasien korban kecelakaan (23/12), karna di nilai tidak memberikan pelayanan yang maksimal.

Purnama orang tua pasien mengatakan,Pelayanan di Rumah Sakit Umum tidak lah maksimal di tambah dengan jawaban tidak menyenangkan dari salah seorang oknum dokter, yang membuat dirinya meminta anak nya segera di rujuk ke Rumah Sakit Mardi Waluyo Metro.

“Anak saya kecelakaan, saya ditelp oleh saudara saya untuk datang kerumah sakit Umum Sukadana di UGD, begitu saya lihat darah terus mengalir, dan anak saya baru diberikan obat betadin saja, karena anak saya kesakitan akhirnya saya menanyakan kepada perawat apa lagi tindakan yang akan dilakukan”.katadia.

Lanjutnya, saat dirinya sedang mendengar perawat bicara, salah seorang oknum dokter jaga dengan ketus mengatakan “kami sudah memberi tindakan, dan sedang menunggu, memangnya kami memberikan obat macam-macam  keluarga mau tanggung jawab”. Jelas Purnama sembari menirukan ucapan dokter.

Mendengar ucapan tersebut, Purnama langsung meminta surat rujukan untuk memindahkan anaknya ke Rumah Sakit Mardi Waluyo.
“Kenapa rumah Sakit kita tidak mau memberikan pelayanan yang terbaik? Buktinya di Mardi Waluyo Metro anak saya langsung ditangani dengan cepat”.Ungkap Purnama dengan nada kecewa.

Menanggapi kejadian ini Rini sekretaris LSM TEGAR turut berkomentar, tidak semestinya dr. Tersebut berlaku seperti itu. “Yang dibutuhkan pasien adalah layanan terbaik, bagaimana kita bisa bersaing jika dalam segala hal kita tidak baik, dengan pindahnya pasien karena tidak puas dengan Pelayananankan akhirnya berakibat untuk pemasukan PAD kita, padahal setahu saya Pemerintah Daerah Lampung Timur pada tahun-tahun yang lalu memeberikan bantuan Tugas Belajar ( Tubel) kepada para Dokter dirumah sakit  umum Sukadana, artinya para dokter-doter juga harus mendahulukan pasien di rumah sakit Umum Sukadana” ungkapnya.

Saat berita ini diturunkan Kepala Rumah Sakit Umum Sukadana, belum bisa dikonfirmasi.