Proyek Irigasi Tanpa Papan Nama Terkesan Abu-Abu

0
797
Proyek Irigasi Tanpa Papan Nama Terkesan Abu-Abu
Proyek Irigasi Tanpa Papan Nama Terkesan Abu-Abu

Lampung Timur, Buanainformasi.com-Gaung transparansi di segala bidang yang gencar di canangkan pemerintahan presiden joko widodo sejak kepemimpinannya ternyata bertolak belakang dengan Pembangunan irigasi di dusun 4 tanjung inten Kecamatan Purbolinggo Kabupaten Lampung Timur  dari sumber Anggaran Pedapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2016 yang disinyalir merupakan proyek dinas Pertanian Kabupaten Lampung Timur terindikasi tidak dilaksanakan sebagaimana mestinya. Pasalnya proyek ini tidak dilengkapi dengan papan nama seperti pada umumnya proyek yang dibangun dengan menggunakan uang rakyat.

penelusuran buanainformasi.com di lokasi pembangunan diperolehinformasi dari pekerja  pembangunan proyek irigasi yang memiliki panjang 240 meter ini memang tidak memiliki/dipasang papan nama sejak mulai dilaksanakan 14 hari yang lalu.

“Dari awal pembangunan memang tidak ada papan nama,” jelas salah satu pekerja yang namanya tidak mau di publikasi.
Selain itu, pelaksanaan proyek tersebut juga tersirat kesan yang tidak lazim, karena  dikerjakan atas perintah dari supir Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lampung Timur.

Sementara menurut keterangan Kepala tukang, Han warga desa Jambat Serong saat di konfirmasi melalu telpon pribadinya membenarkan, bahwa ia mendapat perintah mengawasi pekerjaan tersebut atas perintah Supir Kadis Pertanian yang bernama riduan.

“Riduan yang memberi perintah untuk mengawasi pembangunan irigasi tersebut. Dia (Ridwan,red) bekerja sebagai supir Pribadi Kepala Dinas Pertanian Lamtim,”jelasnya kamis, (13/10/2016).

Dilain pihak Kadis Pertanian Lamtim M. Yusuf saat dikonfirmasi melalui phone selulernya terkait permasalahan tersebut menepis bahwa proyek bangunan irigasi ini bukan milik dinas Pertanian lamtim, melainkan pekerjaan milik Dinas Pekerjaan Umum (PU) Lamtim.

“Untuk tahun ini dinas Pertanian tidak ada pekerjaan yang namanya proyek irigasi, kemungkinan itu pekerjaan milik dinas PU,”kilahnya.(Riswanto)