Pria di Manado Klaim Koleksi Batu Bacan Miliaran Rupiah

0
525

cincin-batu-bacan_663_382Buanainformasi.comDemam batu akik  juga melanda Kota Manado, Sulawesi Utara. Ini membuktikan tren koleksi batu mulia tengah menjamur di berbagai kota di Indonesia.

Seorang pria paruh baya, warga Kelurahan Ranotana, Kecamatan Sario, Kota Manado, mengklaim telah mengoleksi ratusan bongkahan batu bacan dan batu obi dengan berat total 1,7 ton. Batu-batu tersebut dia yakini bernilai miliaran rupiah.

Roy Raranta mengaku membeli bongkahan-bongkahan batu itu dari penambang di Bacan, Maluku Utara. Kemudian, katanya, dibawa ke Kota Manado dengan kapal laut.

Kamarnya yang seluas dua kali dua meter itu pun dipenuhi berbagai macam jenis bongkahan batu bacan dan obi berdiameter sedang. Menurutnya, bongkahan batu 1,7 ton itu dikumpulkannya selama dua tahun.

“Saya belinya dengan harga bervariasi. Mulai Rp50 ribu sampai dengan Rp200 ribu per kilogramnya dengan kualitas sedang,” ujar Roy di Manado, Kamis 26 Maret 2015.

Dia juga mengungkapkan, jika kualitas super, seperti bacan doko dan palamea, biasanya dibeli dengan harga Rp5-Rp10 juta per kilogram. Setelah itu, dia menjualnya dengan harga yang lebih tinggi lagi.

“Bacan kualitas sedang dijual dengan harga Rp500-Rp600 ribu per kilogram. Sedangkan, bacan super dijual di kisaran Rp15-Rp25 juta per kilogramnya,” terangnya.

Selain itu, dia pun menyampaikan, memiliki empat macam alat poles dan empat kariawan untuk membuat batu cincin dengan berbagai macam motif yang dijual dengan harga terjangkau bagi para pecinta batu.

Cincin yang sudah jadi dengan kualitas sedang, dia jual dengan harga Rp150-Rp200 ribu per buah. Adapun untuk cincin kualitas super dijual dengan harga Rp500 ribu hingga Rp20 juta per buahnya. (sumber : Viva.co.id)