Polres Lamteng Amakan Honorer Pencuri Bantuan Dinsos

0
558

Lampung Tengah, Buanainformasi.com-Kepolisian Negara Republik Indonesia merupakan alat Negara yang berperan dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat dalam rangka terpeliharanya keamanan dalam negeri. (4/3/2016)

Dikirim oleh Buana Informasi.com pada 3 Maret 2016

Seperti halnya dengan kerja keras Kepolisian Resor (Polres) Kabupaten Lampung Tengah, dalam menidak pelaku tindak pidana jajaran Tim Khusus Antibandit (Tekab) 308 Polres Lamteng, berhasil meringkus Tersangka berinisial PD (22), warga penengahan, Bandarjaya Timur, yang merupakan pelaku pencurian, barang bantuan dari Kementrian Sosial digudang Dinas Sosial, Ketenaga Kerjaan dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kabupaten Setempat.

Tersangka PD yang merupakan pegawai honorer pada Dinsosnakertrans, nekat melakukan pencurian terhadap barang bantuan sosial untuk korban bencana alam dengan cara menduplikat kunci gudang penyimpanan barang bantuan tersebut. Pelaku dibekuk dikediamannya, dan ditemukan barang bukti berupa, sejumlah alas karpet, makanan ringan, mie instan, Sarden kalengan dan bantuan lainnya yang belum sempat terjual.

Kasat Reskrim Polres Lamteng AKP. Harto Agung Cahyono mewakili Kapolres Lamteng AKBP. Dono Sembodo, mengatakan, berdasarkan informasi dari masyarakat, penangkapan pelaku pencurian berdasarkan dugaan kecurigaan atas penjualan sejumlah barang yang dilakukan oleh tersangka. Terbukti, setelah dilakukan penyelidikan dan pengembangan informasi, ternyata barang tersebut merupakan hasil pencurian.“Saat dilakukan penggeledahan dirumah tersangka, ditemukan tumpukan barang hasil curian, selain digunakan pribadi, juga dijual kepada warung-warung disekitar tempat tinggal tersangka,” ujar kasatres.

Tersangka PD mengaku, yang telah bekerja lima tahun sebagai pegawai honorer, mengakui perbuatannya, aksi pencurian dilakukan pada malam hari, sewaktu pejaga keamanan sedang izin sakit, saat kondisi kosong tanpa penjagaan.“saya buka gembok pintu dengan kunci yang telah saya duplikat, selanjutnya saya kluarkan barang satu persatu dan saya angkut menggunakan mobil.”pungkas pelaku. (Hengki)