Polres Lamsel Gelar Simulasi Pengamanan Pilkada 2018

0
260

Lampung Selatan, buanainformasi.com – Simulasi Pengamanan Pilkada serentak 2018 di kantor KPU Lampung Selatan, Kamis (23/2).Dalam simulasi itu polres Lamsel mengerahkan 355 personil, ditambah 30 personel Kodim 0421 Lampung Selatan, dan 40 Siswa Latja SPN Polda Lampung.

“Untuk pengamanan kegiatan pilkada kita sudah lakukan dari jauh hari. Kalau hari ini kita lakukan sispamkota jadi kalau nanti ada kejadian kita sudah tahu apa yang harus kita lakukan sesuai SOP yang yang telah ditentukan, kita kerahkan seluruh personil untuk mengamankan pilkada,” kata Kapolres Lamsel, Syarhan.

Dalam simulasi ini kata dia ada tiga tanda situasi meliputi situasi hijau, kuning, dan merah. “Situasi hijau artinya aman, kuning (siaga), dan situasi merah berarti sampai terjadinya bentrok massa dan petugas, tapi kita berharap pemilu ini bisa berjalan dengan damai ” tutupnya.

Simulasi dimulai dari Bentrok Aparat kepolisian dari Polres Lamsel dengan ratusan masa dari pendukung Parpol salah satu peserta pemilihan gubernur Lampung tak terhindarkan. Polisi tepaksa harus bekerja keras menghalau kerumunan masa yang datang kekantor KPU Lamsel.

 

Karena masa mendesak ingin menerobos kantor KPU, saling dorong antara masa dan polisi pun tak terhindarkan. Aksi terjadi karena masa salah satu parpol menduga ada kecurangan dalam penghitungan suara pilkada serentak gubernur Lampung tahun 2018.

Setelah lebih dari satu jam terjadi saling dorong antara masa pengunjuk rasa dan petugas kemanan, akhirnya masa bisa di kendalikan usai terjadi dialog antara kapolres, dan pimpinan pengujuk rasa. Setelah diberikan pengertian oleh Kapolres Lamsel, akhirnya masa menimggalkan kantor KPU.

Simulasi ini kata Kapolres Lamsel AKBP. M.Syarhan,SIK,MH.untuk menghadapi jika terjadi situasi terburuk pada Pilkada Lampung mendatang.(*)