Petani Mengeluh, Kadis Pertanian Angkat Bicara

0
729

Lampung Utara, buanainformasi.com – Terkait dengan keluhan ratusan petani di sejumlah Desa di Wilayah Kabupaten Lampung Utara, di karena kan sulitnya petani jagung  juga petani sawah tadah hujan mendapatkan benih, pupuk subsidi dari pemerintah serta anjloknya harga jual jagung saat panen, Selasa (24/11/2015)

Berdasarkan keluhan-keluhan dari para petani di wilayah Kabupaten Lampung Utara mengenai sulitnya mendapatkan benih, pupuk bersubsidi, dan anjloknya harga jual ketika panen datang. Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lampung Utara Sofyan SP,M.M, angkat bicara saat di temui di ruang kerjanya.

Sofyan SP,M.M, mengatakan bahwa terkait keluhan para petani yang mengeluh karena saat musim tanam susah mendapatkan benih jagung hibrida, pupuk subsidi dari pemerintah serta anjloknya harga jagung saat panen, “pertama tentunya kita landasanya Hukum Ekonomi, menurut sofyan hukum ekonomi itu, ketika barang melimpah kebutuhan sedikit. Kemudian masa sekarang ini pasarkan pasar bebas, jadi pedagang manapun bisa masuk, selama para pedagang memenuhi persyaratan yang telah mereka tentukan.”tuturnya.

Lanjut Sofyan, Kita punya Badan Ketahanan Pangan Kestabilitasi harga Tetapi sepanjang sepengetahuan dirinya Bulog baru menyerap masalah padi,  “Setahu saya Bulog baru menyerap masalah padi, tapi nanti silahkan di koreksi kembali ke Bulog Lampung Utara, karena Bulog membeli Gabah dari petani dengan harga yang telah di tetapkan dengan keriteria dan syarat yang telah di tetapkan.” katadia

Sofyan menambahkan, Untuk harga jagung menurut Kepala Dinas Pertanian dirinya belum mengetahui, ia menyarankan agar mengkonfirmasi ke pihak Bulog apakah nantinya Bulog akan menyerap juga jagung dari para petani, ungkapnya.

Selain itu di tempat yang sama Sofyan menghimbau kepada para petani penggarap sawah tadah hujan, agar para petani penggarap sawah tadah hujan tergabung dalam kelompok tani, karena menurut sofyan keterkaitan dengan program bantuan dari Pemerintah maslah benih, pupuk subsidi sepanjang ada program bantuan dari Pemerintah jikalau petani tergabung dalam kelompok tani insyaallah para petani akan mendapatkan bantuan, Karena bantuan dari Pemerintah tidak melalui perorangan  melainkan melalui kelompok tani yang terdaftar,paparnya.

Sofyan menegaskan, terkait dengan tidak ada penyuluhan dari Badan Penyuluhan Pertanian kepada para petani dirinya enggan memberikan komentar.”Terkait dengan Penyuluhan Pertanian saya tidak berani kasih komentar silahkan Konfirmasi ke Badan Penyuluhan Pertanian BP4K.”tutup Sofyan. (Siswanto)