Perpres Jokowi tentang pengendalian harga sembako menuai pujian

0
417

Buanainformasi.comperpres-jokowi-tentang-pengendalian-harga-sembako-menuai-pujianDirektur Eksekutif Indo Barometer M Qodari menilai positif rencana Presiden Joko widodo  yang akan menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) tentang Penetapan dan Penyimpanan Barang Kebutuhan Pokok dan Barang Penting.

Menurut dia, Perpres ini akan menjadi instrumen pemerintah untuk mengendalikan ketersediaan dan stabilitas harga pangan.

“Apa yang akan dilakukan Presiden Jokowi itu sangat penting,” kata Qodari  saat diskusi di Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (16/6).

Perpres tersebut patut diapresiasi lantaran persoalan ketersediaan dan harga pangan adalah persoalan utama yang dikeluhkan masyarakat dalam survei nasional yang dilakukan Indo Barometer.

Selain itu, masalah ketersediaan dan harga sembako jadi variabel terbesar yang menurunkan kepuasan pada pemerintahan Jokowi-JK, selain permasalahan hukum.

“Ketiga, mau tak mau harus diakui bahwa stabilitas politik dan pemerintahan tidak lepas dari kemampuan pemerintah menjaga ketersediaan dan harga sembako,” lanjut dia.

Qodari menilai, dalam hal pengelolaan pangan, Kabinet Kerja harus berkaca dari pengalaman pemerintahan era Presiden Soekarno  dan Presiden Soeharto.

“Presiden Jokowi harus belajar dari pengalaman pemerintahan Presiden Soekarno  dan Presiden Soeharto dalam mengelola pangan rakyat,” katanya.

Qodari menambahkan bahwa Perpres ini akan menghadapi dua tantangan yakni adanya pihak-pihak yang tidak setuju dengan Perpres yang dianggap membatasi ruang gerak ekonomi swasta.

Tantangan kedua adalah mengenai akurasi data persediaan 14 komoditas pokok yang diatur Perpres, baik data Kementerian Pertanian, Kementerian Perdagangan, Bulog, maupun di pihak pedagang.

Menghadapi tantangan-tantangan tersebut, Qodari menyatakan Presiden Jokowi harus berani dan tegas berhadapan dengan swasta dan pedagang besar, karena soal ketersediaan dan harga sembako adalah kepentingan rakyat, sekaligus stabitas ekonomi dan politik nasional.

“Keluarnya Perpres itu merupakan pertanda negara hadir utk rakyat dan Presiden berani ambil keputusan tegas,” katanya. (Sumber : Merdeka.com)