Penyakit DBD di Lampung Utara Mulai Menelan Korban Jiwa

0
214

Lampung Utara, BITV – Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) mulai memakan korban di Lampung Utara. ‎Korbannya bernama Gilang Ramadhan (11), pelajar SMPN 3 Kotabumi.

Putra pertama pasangan Mahmudin dan Jeprida ini mengembuskan napas ter‎akhirnya setelah sempat dirawat sekitar 10 jam di Rumah Sakit Umum Abdul Moeloek, Bandarlampung, Rabu (23/1/2019) sekitar pukul 06.30 WIB. Sebelum dilarikan ke Bandarlampung, almarhum juga sempat dir‎awat sekitar lima jam lamanya pada Senin sore (21/1/2019).

“Almarhum masuk ke RSU Ryacudu, Kotabumi pada Senin sore,” terang Hakki Husin, kerabat almarhum yang masih berstatus kakek almarhum di rumah duka.

Hakki mengaku, sepengetahuannya almarhum diketahui sakit sejak Jumat pekan lalu. Namun, lantaran tak kunjung membaik, siswa kelas SMPN 3 Kotabumi itu dibawa ke RSU Ryacudu sekitar pukul 16.00 WIB.

Pihak RSU Ryacudu akhirnya memutuskan untuk merujuk pasien  ke RSU Abdul Muluk di Bandarlampung pada pukul 22.00‎. Hingga akhirnya didapati kabar bahwa yang bersangkutan meninggal dunia.

“Hasil diagnosisdokter cucu saya itu terkena penyakit DBD‎ dan terpaksa dirujuk ke Bandarlampung,” jelasnya.

Sementara itu Pelaksana Harian Sekretaris Kabupaten Lampung Utara, Sofyan, ,menginstrusikan ‎Dinas Kesehatan segera melakukan tindakan pencegahan terhadap daerah – daerah yang dikenal endemik penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).

“Saya akan instrusikan kepada Dinas Kesehatan untuk segera lakukan tindakan pencegahan seperti pengasapan (Fogging) kepada daerah – daerah endemik DBD,” kata Sofyan usai mendengar kabar adanya warga Lampura yang meninggal akibat penyakit DBD. (*)