Penilaian lomba Desa Kecamatan Beraja Selebah Dan Kecamatan Pekalongan Lampung Timur

0
516
Penilaian lomba Desa Kecamatan Beraja Selebah Dan Kecamatan Pekalongan Lampung Timur
Penilaian lomba Desa Kecamatan Beraja Selebah Dan Kecamatan Pekalongan Lampung Timur

Lampung timur, buanainformasi.com-Penilaian lomba desa Di Kecamatan Beraja Selebah Dan Kecamatan Pekalongan Lampung Timur  (3/4) di hadiri Wakil Bupati Lampung Timur Zaiful Bukhori,Sekretaris Daerah(SEKDA)Kabupaten Lampung Timur, Ketua Tim Penggerak PKK beserta Anggota, Asisten dan Staf Ahli, Kepala Badan/Dinas dan Bagian, Ketua dan Anggota Tim Penilai Lomba Desa Tingkat Kabupaten Lampung Timur,Camat beserta Forkopimcam, Para Kepala Desa/Perangkat Desa/Pengurus LPMD/Pengurus BPD, Ketua dan Anggota Tim Penggerak PKK Tingkat Kecamatan dan Desa, serta Tokoh Agama, Tokoh Adat, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Pemuda

Bupati lampung timur Chusnunia Chalim dalam sambutanya yang di sampaikan melalui wakil bupati lampung timur Zaiful Bukhori mengatakan bahwa semua kegiatan yang sedang dan akan dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Lampung Timur adalah merupakan implementasi dari Rancangan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2016 – 2021 dengan visi “Terwujudnya Masyarakat Lampung Timur yang Aman, Mandiri, Sejahtera, Berakhlak Mulia Melalui Peningkatan Perekonomian Berbasis Agribisnis/Pertanian Berkelanjutan dan Kualitas Sumber Daya Manusia yang Berpihak kepada Kepentingan Rakyat”.

Visi tersebut diwujudkan dengan misi sebagai berikut : – Meningkatkan kuantitas dan kualitas infrastruktur fisik,ekonomi dan sosial – Mewujudkan daya saing ekonomi daerah melalui pertumbuhan ekonomi yang berkualitas dan berkelanjutan berbasis kearifan lokal – Meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui

optimalisasi sumber daya daerah berbasis pemberdayaan masyarakat, pembangunan berkelanjutan dan berwawasan lingkungan – Mewujudkan ketentraman, ketertiban umum danperlindungan masyarakat – Mewujudkan aksesibilitas dan kualitas pelayanan bidang pendidikan, kesehatan, dan kebutuhan dasar lainnya – Mewujudkan tata pemerintahan yang baik dan bersih (good and clean governance).

Lanjutnya, Perlombaan Desa adalah salah satu kegiatan rutin Pemerintah Daerah yang dilaksanakan berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor : 81 Tahun 2015 tentang Evaluasi Perkembangan Desa dan Kelurahan.

“Lomba Desa yang kita laksanakan pada tahun 2017 ini adalah dalam rangka menindak lanjuti Surat Gubernur Lampung Nomor : 414.1/115/V.12/2017 tanggal 13 Maret 2017 perihal Jadwal Lomba Desa/Kelurahan, Website Desa, BUMDesa dan BBGRM Tahun 2017.”paparnya

Lomba desa adalah evaluasi dan penilaian perkembangan penyelenggaraan pemerintahan kewilayahan dan kemasyarakatan pada desa-desa cepat berkembang yang dilakukan oleh Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah, dengan tujuan untuk melihat tahapan-tahapan menentukan keberhasilanperkembangan desa dalam kurun waktu bulan Januari sampai dengan bulan Desember pada setiap tahun. Indikator-indikator yang akan dinilai untuk mengukur keberhasilan pembangunan desa dalam perlombaan desa ini adalah sebagai berikut :- Bidang Pemerintahan Desa yang meliputi aspek pemerintahan, kinerja, inisiatif dan kreatifitas dalam pemberdayaan masyarakat, informasi berbasis teknologi/E-government dan pelestarian adat dan budaya.papar zaiful

Tambahnya di Bidang kewilayahan desa meliputi aspek identitas,batas, inovasi, tanggap dan siaga bencana serta pengaturan investasi.Bidang kemasyarakatan desa meliputi aspek partisipasi masyarakat, lembaga kemasyarakatan, pemberdayaan kesejahteraan keluarga, keamanan dan ketertiban, pendidikan, kesehatan, ekonomi, penanggulangan kemiskinan dan peningkatan kapasitas masyarakat.

Dalam Penilaian juga dilakukan dengan membandingkan tingkat perkembangan desa, profil desa, monografi desa dalam 2 tahun terakhir serta Peraturan Desa tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJM-des) dan Rencana Kerja Pemerintah Desa Lomba desa harus dimaknai sebagai instrument untuk memacu kinerja aparat pemerintah desa bersama masyarakat desa untuk membangun desa, sekaligus menambahkan semangat persaingan sehat antar desa. Esensi lomba desa mengandung unsur pembinaan bagi aparat pemerintah desa dan masyarakat. Bagi desa yang secara sungguh-sungguh melaksanakan pembangunan didesanya sesuai dengan RPJMDes sehingga terpilih dsebagai pemenang perlombaan desa maka terhadap desa dimaksud, Pemerintah Daerah menyediakan reward berupa uang tunai yang penyalurannya ditransfer melalui rekening desa untuk digunakan sebagai tambahan anggaran pembangunan didesanya.terangnya

Oleh sebab itu Dalam upaya penanggulangan kemiskinan, Pemerintah Kabupaten Lampung Timur telah menyusun berbagai macam program dengan konsep pemberdayaan masyarakat yang secara nyata menempatkan masyarakat sebagai pelaku pembangunan dari tahap perencanaan,

pelaksanaan, penatausahaan, pengawasan danpelestarian sepenuhnya dilakukan oledh masyarakat di 264 desa dalam 24 kecamatan.

Adapun program-program tersebut adalah Program Dana Desa Tahun 2017 sebesar Rp.217.642.248.000,- (Dua Ratus Tujuh Belas Miliyar Enam Ratus Empat Puluh Dua Juta Dua Ratus Empat Puluh Delapan Ribu Rupiah) digunakan untuk membiayai kegiatan fisik Program Alokasi Dana Desa (ADD) Tahun 2017 di anggarkan sebesar Rp. 101.411.010.000,- (Seratus Satu Miliyar Empat Ratus Sebelas Juta Sepuluh Ribu Rupiah) digunakan untuk siltap dan tunjangan operasional Program Gerbang Indah Bumei Tuwah Bepadan Tahun 2016, sebesar Rp. 13.200.000.000,- ( Tiga Belas Miliyar Dua Ratus Juta Rupiah) digunakan untuk belanja fisik sesuai kebutuhan masing-masing desa. Saudara-saudara sekalian yang saya hormati, Demikian beberapa hal yang dapat saya sampaikan dalam kesempatan ini. Tak lupa saya mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh warga masyarakat dan Aparatur Pemerintahan Desa, LPM dan BPD yang selama ini telah bersusah payah untuk mempersiapkan pelaksanaan Lomba Desa, serta senantiasa mendukung semua program-program pembangunan di Kabupaten Lampung Timur yang kita cintai ini.tutur zaiful(Riswan)