Pencanangan PIN Polio Di Pesisir Barat

0
640

Pesisir Barat, buanainformasi.com- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesisir Barat, melalui Dinas Kesehatan Pesisir Barat melaksanakan pencanangan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio (8/3). Rabu,(09/03/2016).

Acara tersebut dihadiri Fanoka ,Kepala Dinas Kesehatan Pesisir Barat. Agustin Istiqlal, Ketua Tim Penggerak PKK Pesisir Barat. Danramil Kecamatan Pesisir Selatan, Kapolsek Pesisir Selatan, Ibu Dharma Wanita Pesisir Barat. Camat Pesisir Selatan beserta unsur Forkopimda.

Fanoka Kepala Dinas Kesehatan Pesisir Barat, dalam acara Pencanangan PIN Polio, di Balai Pekon Pelita Jaya, Kecamatan Pesisir Selatan, Kab.Pesisir Barat, mengatakan, imunisasi merupakan upaya pencegahan yang terbukti sangat cost effective, banyak kematian dan kecacatan yang disebabkan oleh penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi tersebut.

“PIN ini kita laksanakan berdasarkan dari surat edaran Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 441/323/SJ, tentang dukungan dalam kegiatan eradikasi Polio Nasional dan Carsh Program Campak Tahun 2016. Sehingga kita laksanakan pertama dan diawasi langsung oleh Dinas Kesehatan, di Balai Pekon Pelita Jaya.” ujarnya.

Untuk di POS PIN Pekon Pelita Jaya, Kecamatan Pesisir Selatan, sebanyak 47 balita yang mendapatkan imunisasi polio, dan sasaran dari PIN adalah anak usia 0 – 59 bulan, dengan jumlah sasaran sebanyak 15.126 balita di seluruh Kabupaten Pesisir Barat.

Sementara Agustin Istiqlal sebagai Ketua tim penggerak PKK Kabupaten Pesisir Barat, memberikan tanggapan terhadap PIN ini dan memberikan pencanangan yang pertama pada imunisasi Polio.

“PIN Polio ini merupakan program tambahan pemberian vaksin polio kepada balita, dengan tujuan untuk mengurangi risiko penularan virus polio yang kemungkinan datang dari negara lain. Serta memberikan perlindungan secara optimal serta merata pada balita khususnya yang berumur 0 – 59 bulan terhadap kemungkinan munculnya kasus polo.” ujarnya.

Oleh karena itu, dirinya mengajak kepada seluruh masyarakat untuk peduli dan ikut serta mensukseskan Program Nasional ini, dan memastikan setiap balita diwilayah mengikuti imunisasi polio di Pos-Pos PIN terdekat. kepada pihak kesehatan, bidan desa, petugas Puskes yang ada dimasing-masing wilayah untuk melakukan kunjungan kepada balita yang berhalangan hadir agar tetap dapat diberikan imunisasi secara langsung.( NL)