Pemerintah Lambat Tangani Perbaikan Titik Longsor Jalur Lintas Barat

0
675
Pemerintah Lambat Tangani Perbaikan Titik Longsor Jalur Lintas Barat
Pemerintah Lambat Tangani Perbaikan Titik Longsor Jalur Lintas Barat

BUANAINFORMASI.COM-Pemerintah Provinsi lambat menangani beberapa titik longsor Jalur Lintas Barat (Jalinbar) yang berada di jalan lintas menuju Kabupaten Lampung Barat, Provinsi Sumatera Utara dan Bengkulu, kondisi tersebut membuat sebagian besar pengendara yang melintas di jalan tersebut takut. Pasalnya titik longsor tersebut semakin parah dan mengancam keselamatan pengedara maupun masyarakat.

“Titik longsor di Jalan Lintas Barat ini makin parah, sudah beberapa bulan kerusakan di titik longsor, belum juga ada tanda-tanda perbaikan dari Pemerintah Provinsi Lampung, kondisi saat ini titik longsor yang sudah ambrol makin melebar, bahkan ukuran jalan tersebut semakin melebar dan hampir di tengah jalan,” kata salah seorang pengendara dari Bandar Lampung, Marzuki (39) di Liwa, Sabtu (10/9/2016).

Dia menjelaskan, di saat musim penghujan seperti saat ini, melewati jalan lintas barat menuju Provinsi Sumatera Selatan di penuhi kekhawatiran, sebab beberapa titik longsor di jalan lintas tersebut terancam ambrol.

“Saya yakin kalau kerusakan titik longsor ini tidak segera di perbaiki, bisa di pastikan Jalur Lintas Barat terancam putus total,” kata Marzuki.

Jalan Liintas Barat menjadi titik akses jalan utama menuju beberapa kabupaten dan Provinsi, daerah yang labil dengan kondisi tanah pegunan dan berpasir, membuat jalur lintas sumatera ini rentan akan longsor. Pantauan yang di lakukan Buanainformasi, terdapat 3 titik Longsor yang cukup membahayakan dan yang paling terlihat titik longsor yang makin parah yakni berada di Way Semangka Kecamatan Batu Brak.

Titik Longsor di Way Semangka Kecamatan Batu Brak nyaris memakan setengah dari badan jalan, dan di takutkan saat kendaraan besar penggakut barang dengan tonase yang melebihi batas, mampu mengambrol tanah tersebut.

Sementara itu salah seorang warga Way Semangka Kecamatan Batu Brak Romi Erlan (35) mengatakan, sudah beberapa kali kendaraan nyaris masuk di jurang akibat longsor tersebut.

“Minimnya rambu serta penerangan dan di tambah titik longsor itu berada di belokan membuat kendaraan tak mampu melihat kerusakan jalan, dan beberapa hari lalu sebuah kendaraan pribadi nyaris  masuk, beruntung sopir mampu mengendalikan kendaraan, sehingga musibah itu dapat terhindarkan,” kata Romi.

Dia menjelaskan, seharusnya pemerintah jeli dengan kondisi kerusakan jalan tersebut, pasalnya bila dibiarkan, dapat dipastikan memakan korban jiwa.

“Saya berharap Pemerintah Provinsi Lampung dan daerah berkoordinasi cepat menangani kerusakan di Jalan Lintas Barat ini, kami takut titik Longsor itu dapat membahayakan pengendara dan masyarakat yang melintas, selain itu untuk mengantisipasi terjadi kecelakaan selayaknya petugas dapat memberikan rambu jelas kepada pengendara, sehingga musibah yang ditakutkan tidak terjadi,” kata Romi menegaskan.(M.Wisnu)