Pembuangan Tak layak Rentan Ancaman Wabah Penyakit

0
442

Lampung Utara, buanainformasi.com-Kurangnya kesadaran akan toilet yang tidak bersih tak hanya ditemukan di tempat umum, tetapi juga di sekolah-sekolah. Hal ini menyebabkan anak didik rentan terserang penyakit seperti wabah diare dll.(6/10/2015)

Penomena ini tampak di depan mata umum, seperti halnya di SDN 04 Mulangmaya, Kabupaten Lampung Utara (Lampura), Provinsi Lampung, secara umum masih jauh dari ideal, minimnya sarana MCK (WC) menimbulkan aroma  yang tidak sedap, membuat aktivitas belajar murid tak nyaman.

Bangunan MCK beratapkan seng tampak sangat darurat dan nyaris runtuh. Elidia sari (40) guru mata pelajaran (MAPEL) menerangkan, bahwa dirinya dan rekan-rekan guru lain sangat mengeluh karena di sekolah tempat mereka mengajar toiletnya bobrok dan tidak layak untuk di pakai lagi, “kalau udah kebelet pengen buang air kecil atau buang air besar kita kebingungan, terpaksa kami numpang ke rumah masyarakat, kalau murid bisa di sembarang tempat, jadinya di mana-mana bauk pesing seperti ini, kondisi bangunan toilet yang darurat ini sudah lama dan belum pernah ada perbaikan, padahal sepengetahuan saya  sudah beberapakali, mengajukan proposal ke dinas tetapi sampai saat ini belum ada tanggapan, terangnya.” Kata Elidia

Kepala Sekolah (Kepsek) SDN 04, Merlin (50),membenarkan apa yang di sampaikan oleh Elidia sari, “bangunan toilet tersebut sudah lama dalam keadaan darurat dan butuh perbaikan, kami di sekolah ini sangat kesusahan air, terpaksa kami meminta tolong kepada murid kami yang piket untuk mengambil air di tepi sungai terdekat, apalagi saat musim kemarau seperti ini,  kami tambah kebingungan mau minta air ke warga desa,  sedangkan sumur warga desa sendiri kering.” Ungkap Kepsek

Kepala sekolah dan para guru di SDN 04 Mulangmaya berharap kepada pemerintah daerah dan DPRD Kabupaten Lampung utara, melalui dinas terkait  agar dapat memperbaiki bangunan toilet (MCK) di SDN 04 dan dapat di anggarkan  fasilitas  sumur bor,  karena mengingat pada musim kemarau seperti ini, kondisi di sekolah ini sangat kesulitan air. apalagi  posisi bangunan SDN 04 ini berada di wilayah pedesaan.(Siswanto)