Pembangunan Jalan Gunakan ADD Di Lamteng Telah Capai 90%

0
287

Lampung Tengah, buanainformasi.com – Pembangunan jalan menggunakan alokasi dana desa (ADD) di kabupaten Lampung Tengah sudah mencapai 90 persen. Hampir di seluruh kampung telah merealisasikan pembangunan jalan masing-masing 2 kilometer.

Kondisi tersebut mendapatkan apresiasi dari warga. Sebagaimana diketahui kondisi jalan Lampung Tengah yang 70 persen rusak. Hal ini sangat dikeluhkan warga. Pembangunan jalan menjadi hal-hal yang mereka tunggu.

Supardi warga Kampung Banjarratu mengucapkan terima kasih pemerintah daerah telah memperhatikan masyarakatnya dengan melakukan pembangunan jalan. “Kami sudah lama menantikan ini, Alhamdulillah akhirnya terealisasi. Semoga perbaikan terus dilakukan, sehingga tidak ada jalan rusak di Lampung Tengah,” ungkapnya, Rabu, 5/7/2017.

Senada disampaikan Tri Sudarwati warga Kampung Purnama Tunggal, Kecamatan Way Pengubuan. Ia mengaku senang karena jalan di depan rumahnya sudah diperbaiki, sehingga memudahkan mobilitas warga.

“Alhamdulillah jalan di depan rumah saya sudah mulus sekarang. Mudah-mudahan jalan dikampung kami tidak rusak lagi dan di perbaiki semua jalan yang jelek, biar kami nyaman kalau lewat di jalan-jalan itu,” ujar Sudarwati.

Menurutnya kondisi jalan yang sudah baik, tidak hanya memberikan kenyamanan warga. Tetapi juga menekan angka kecelakaan dan menekan kriminalitas yang terjadi di jalan-jalan yang rusak. “Semoga Lamteng semakin aman, nyaman dan jalan-jalan jadi bagus dan mulus semua,” harapnya.

Untuk diketahui, Bupati Lampung DR. Ir. Mustafa telah mencanangkan pembangunan jalan 600 kilometer di kampung-kampung. Pembangunan jalan ini rencananya akan memanfaatkan ADD yang diterima diterima setiap kampung.

Orang nomor satu di Bumi Jejamo Wawai ini menerangkan dari 3 ribuan kilometer jalan di Lampung Tengah, sebanyak 70 persen mengalami kerusakan. Melalui dana ADD, setiap kampung telah dibangun jalan sepanjang 2 kilometer.

“Tahun ini pemerintah telah membagikan anggaran Rp 600 juta-Rp 1 miliar untuk setiap kampung. Saya harap dana ini dapat digunakan sebaik-baiknya untuk kepentingan masyarakat, khususnya jalan. Prioritaskan untuk pembangunan jalan,” jelasnya.(Hengki)