Pelaku Pencuri Tewas Dihajar Massa, dan Satu Pelaku Kritis

0
556

TSK-sukarami-tewas-940x400PALEMBANG, Buanainformasi.com – Aksi pencurian yang kerap terjadi membuat warga sangat geram. Tak heran, ketika ada maling yang tertangkap tangan, warga ramai-ramai langsung menghakimi hingga tewas. Seperti dialami, Heri Suhendra (27), menghembuskan nafas terakhir setelah tewas dimassa, di Jalan Sanjaya, Kelurahan Alang-Alang Lebar (AAL), Kecamatan AAL Palembang, Rabu (11/3), pukul 03.00 WIB dini hari.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pelaku yang tewas, warga Jalan Kolonel H Burlian, KM 9, Kecamatan Sukarame Palembang ini langsung dilarikan petugas ke Instalasi Pemulasaraan Jenazah RSMH Palembang setelah tewas ditempat.

Sedangkan rekannya yang diketahui bernama, Zainal Arifin (23), warga Jalan Perindustrian 2, Lorong Sepakat, RT 54 RW 01, Kelurahan Kebun Bunga, Kecamatan Sukarame Palembang, yang juga menjadi bulan-bulanan warga mengalami luka kritis dan dibawa ke RS Myria Palembang,

Menurut informasi Ketua RT 06 Sudirman (58), awalnya anak-anak yang sedang jaga malam diposko melihat tiga orang yang tidak dikenalnya berboncengan menggunakan sepeda motor Honda Vario, sekitar pukul 01.00 WIB dini hari.

“Mereka bertiga berheti di depan Mini Market di sana, dua orang turun dari motor itu. Anak-anak jaga malam ini curiga dengan tingkahnya, kemudian langsung menuju ke sana untuk melihat,” ujarnya, saat ditemui di lokasi kejadian ini.

Setelah didekati, masih dikatakannya, ternyata kedua orang itu sudah berada diatas atap rumah korban bernama Tabrani (40), di Jalan Sanjaya, Lorong Sanjaya VI, RT 06 RW 02, Kecamatan AAL Palembang ini, dengan posisi mencongkel atap rumah.

“Terpergok aksinya yang hendak maling, kedua pelaku itu langsung loncat ke tanah kosong samping rumah korban. Kami semua sempat mencari kedua pelaku itu selama satu jam lebih. Tetapi, karena keadaan di sana cukup gelap kami tidak berhasil menemukannya,” jelasnya.

Dikatakannya, berpikir para pelaku sudah berhasil melarikan diri seluruh warga kembali ke rumah masing-masing. Namun, sekitar pukul 03.00 WIB dini hari, kedua pelaku tersebut muncul kembali dan dijemput dua orang yang mengendarai dua sepeda motor Honda Revo dan Honda Vario.

“Muncul lagi dari lorong itu, setelah dikejar kembali saat didekati, pelaku yang mengendarai motor Vario mengancam memakai pistol. Sehingga, warga takut mendekat. Tetapi saat ingin kabur motor yang dikendarai menabrak batu sehingga pelaku yang dibonceng terpental dan terjatuh,” katanya.

Melihat pelaku terjatuh dari motor, sambungnya, warga spontan mengejar kembali dan menghakimi namun pelaku masih selamat dengan luka yang serius. Sementara itu, pelaku lainnya yang mencoba kabur dengan memisahkan diri ke samping Mahkota Mas berhasil dikejar dan tewas dimassa.

“Jadi yang kabur ke depan Jalan Sanjaya tewas dimassa. Sedangkan yang ke arah belakang Jalan Sanjaya selamat namun mengalami luka-luka serius. Sedangkan dua rekannya yang mengendarai motor itu berhasil kabur Pak,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolsek Sukarame Palembang Kompol Imam Tarmudi, melalui Kanit Reskrim Iptu Heri membenarkan, adanya kejadian tersebut. Setelah mendapat informasi anggota langsung mendatangi lokasi kejadian dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Kita sudah melakukan olah TKP setelah mendapat informasi kejadian tersebut. Satu orang tewas dimassa dan satunya lagi kritis. Saat ini masih akan kita lakukan pemeriksaan lagi untuk kita dikembangkan kembali,” tuturnya. (sumber : Buanasumselnews.com)