Oknum Kepala SD N Bandar Kagungan Raya Diduga Simpangkan Alokasi Dana BOS T.A 2016-2017

0
644
Oknum Kepala SD N Bandar Kagungan Raya Diduga Simpangkan Alokasi Dana BOS T.A 2016-2017
Oknum Kepala SD N Bandar Kagungan Raya Diduga Simpangkan Dana Alokasi BOS T.A 2016-2017

Lampung Utara, buanainformasi.com-Dana BOS adalah program pemerintah untuk penyediaan pendanaan biaya non personalia bagi satuan pendidikan dasar dan menengah pertama sebagai wujud pelaksanaan program wajib belajar 9 tahun. BOS diprioritaskan untuk biaya operasional non personal, membantu kegiatan belajar mengajar menjadi lebih nyaman. namun lain halnya dengan salah satu sekolah di Kabupaten Lampung utara tersebut. Sekolah Dasar Negeri (SD N) Bandar Kagungan Raya, Kecamatan Abung Selatan Kabupaten Lampung Utara kondisinya sangat memprihatinkan, terutama pelapon sekolah dan bagian dalam kelas yang sudah rusak membahayakan nyawa warga sekolah terutama saat kegiatan belajar mengajar berlangsung.

Kondisi SD N Bandar Kagungan Raya, Kecamatan Abung Selatan Kabupaten Lampung Utara
Kondisi SD N Bandar Kagungan Raya, Kecamatan Abung Selatan Kabupaten Lampung Utara

Saat di konfirmasi prihal pengelolaan keuangan, Dana Bantuan Oprasional Sekolah (BOS) tahun anggaran 2016-2017 di sekolah tersebut  di duga Adanya penyimpangan dan penyalahgunaan dalam pengelolaan dana tersebut.

Berdasarkan laporan walimurid dan dewan guru yang enggan di sebutkan namanya bahwa Oknum kepala sekolah,SD N Bandar Keagungan Raya (BKR) Yang Bernama Ibu Nuraini Wati S.Pd, di duga melakukan penyimpangan dalam penggunaan dana BOS Tahun Anggaran 2016-2017.

“Selama kepemimpinan,Nuraini Wati S.Pd, pengelolaan penggunaan dana Bos tidak transparan dan pelaksanaan kegiatan di 13 aitem kegunaan dana BOS,banyak kejanggalan-kejanggalan,antara lain, pengembangan perpustakaan selama tahun 2016 tidak pernah beli buku.Honor , Kegiatan Extra kurikuler,di mark up serta,komite tidak pernah di ajak musyawarah, apa lagi kami dewan guru. ujarnya

Menindak lanjuti laporan wali murid dan dewan guru, buanainformasi mencoba mengklarifikasi dan mengkonfirmasi kepala sekolah Ibu Nuraini Wati di rungan Kerjanya,  dirinya membantah bahwa telah melakukan penyimpangan pengelolaan dana BOS dimaksud..

“jika benar ada penyimpangan dan penyalahgunaan, saya siap pertanggung jawabkan di hadapan hukum. Kamipun sudah di periksa Inspektorat,dan tidak ada masalah dalam penggunaan dana BOS.Tegasnya

Di Lain tempat Buanainformasi,Mengkonfirmasi Bendahara BOS Sabeki,dalam Pencairan Dana BOS Triwulanan 1 tahun 2017,Ungkap Sabeki,

“Benar saya mencairkanya dengan jumlah Rp 34.000.000 tiga puluh empat juta,tapi yang di berikan oleh kepala sekolah sama saya 13.000.000.tiga belas juta. Sisa yang Rp 21.000.000 dua puluh satu juta di pegang oleh kepala sekolah kegunaanya juga saya tidak jelas.”Paparnya

Lanjut Sabeki, Uang yang sama saya sudah di pergunakan untuk keperluan kebutuhan sekolah,senilai Rp12.000.000.dua belas juta sisanya yang Rp.1.000.000 satu Juta.Saya kembalikan ke Kepsek. Karna untuk saat ini saya mundur dari bendara BOS,dan digantikan oleh Ibuk Efda.”ujarnya

Di lain pihak UPT Dinas Pendidikan Kecamatan Abung Selatan,Utami, Saat dikonfirmasi buanainformasi terkait dugaan penyimpangan tersebut dirinya hanya menjawab akan segera memanggil kepala sekolah ,Agar dapat di lakukan klarifikasi terlebih dahulu jika benar ditemui penyimpangan , akan diberikan sanksi sesuai peraturan Permendikbud No 16 tahun 2016  dan Permasalahan ini dapat segera terselesaikan ungkapnya. (Shinta)