Muslimah HTI Tolak Kebijakan Pemerintah

0
602
Muslimah HTI Provinsi Sumsel, lakukan demo didepan masjid agung palembang. (foto, april)
Muslimah HTI Provinsi Sumsel, lakukan demo didepan masjid agung palembang. (foto, april)

Palembang, buanainformasi.com- Maraknya beredar pemberitaan pergaulan bebas dan seks bebas yang dilakukan kalangan remaja khususunya para pelajar ditanah air, membuat keprihatinan selaku generasi Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) mengelar aksi solidaritas, bertempat di Bundaran Air
Mancur, Sabtu (30/11/2013) sekitar pukul 14.00 Wib.

Aksi yang digelar DPD I Muslimah HTI Prov Sumsel, dalam aksinya membentangkan spanduk yang bertuliskan ‘Remaja Menuntut Penguasa Selamatkan Kami Dari Pergaulan Bebas Dan Tolak Kondomisasi Serta Seks Benas. Kapitalisme Liberalisme Suburkan Pornografi’. Yang dikoordinator aksi oleh Ketua DPD Muslimah HTI Provinsi Sumsel, Qisty Yetty Andayani dan koodinator lapangan Sridewi, sementara penanggung jawab aksi Ketua DPD I HTI Provinsi Sumsel, Ustand Mahmud Jamhur.

Dalam aksinya, massa mengajak untuk menolak kebijakan pemerintah yang dinilai dapat menyuburkan pergaulan bebas dan seks bebas, dengan alasan untuk menekan banyak beredaran video mesum yang dilakukan para pelajar.

Dimana pemerintah melalui Komisi Penanggulangan AIDS Nasional (KPAN) bersama DKT Indonesia dan Kemenkes RI akan mengelar pekan Kondom Nasional (PKN), pada 1 sampai 7 Desember 2013 mendatang, bahkan ada pembagian kondom secara gratis pada acara tersebut.

“Tindakan pemerintah itu, harus ditolak karena dengan membagikan kondom artinya pemerintah melegalkan seks bebas, membiarkan perzinaan yang terpenting mengunakan kondom,” tegas Qisty.

Sementara berdasarkan data survey Kementerian Kesehatan RI pada Triwulan II Tahun 2011, kasus AIDS sebanyak 26.483 Kasus, dan berdasarkan kelompok umur 20-29 tahun sebanyak 36,4% dan pada usia 30-39 tahun mencapai 34,5%. Dan data dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) pada tahun 2010 menyatakan 30% remaja mengaku sudah berhubungan seks sebelum menikah.

“Maraknya pergaulan bebas adalah bukti rusaknya tata pergaulan dikalangan remaja pada khususnya di tengah masyarakat pada umumnya, karena seks bebas bukan hanya dilakukan remaja tapi juga dilakukan mereka yang berusia lebih tua,” Ingatnya.

Berkenaan dengan hal tersebut maka Muslimah HTI Sumsel, menyatakan pergaulan bebas harus menjadi musuh bersama karena tata pergabulan semacam inilah yang telah menimbulkan kerusakan  pada remaja, ”Harus ada upaya serius untuk memerangi gaya hidup gaul bebas, ini bisa dilakukan dengan membenahi dan menerapkan khilafah islamiyah,” ujar Ketua DPD I Muslimah HTI Sumsel.

Massa aksi mengelar teaterical berbagai kasus dari pergaulan bebas para pelajar, perdagangan pelajar oleh teman sekelasnya, bahkan massa juga melakukan teaterical di dalam toilet DPR bertaburan kondom. (Sum/sumajaku.com-/Bss)