Mati lampu Ibadah Tarawih Terganggu

0
855

Buanainformasi.com, Lampung Utara- Desa Gilih Suka Negri Kecamatan Abung Selatan dan Desa -desa tetangga lainnya merasa tidak khusuk menjalankan ibadah shalat tarawih di Masjid karena lampu listrik PLN Kotabumi(Lampura) hidup- mati (23/06/15).
Warga desa lampura “khususnya umat muslim” merasa kecewa pada fihak PLN karena tidak bisa khusuk menjalankan ibadah shalat tarawih di masjid, di karenakan listrik PLN Kotabumi hidup mati pada saat warga sedang menjalankan shalat tarawih secara berjamaah di masjid masing-masing desa.

Menurut, Hadi (30) warga desa Gilih suka negri, “kami terpaksa makai ganset mini” karena listrik PLN mati terus. Memakai gansetpungak bisa lama karena cepat panas mesinnya.” tutur hadi.
Hal senada juga diutarakan Roni (50) warga desa cabang 4 Kecamatan Abung Selatan ” kami bingung listrik mati terus pada saat menjalankan shalat tarawih, kami sebagai konsumen PLN Kotabumi, selalu bayar setiap bulannya ” tapi” listrik hidup mati papar Roni dan Beberapa warga lainya.

Selain Mengeluh, warga mengharapkan kepada pemerintah daerah Kabupaten Lampung Utara, Khususnya kepada Bupati Kabupaten Lampung Utara, secepatnya bisa memperhatikan dan memberikan himbauwan kepada PLN Lampung Utara.(Sumber : Sumajaku.com)

lamut