Lampung Barat Terapkan Kawasan Tanpa Rokok (KTR)

0
590
Lampung Barat Terapkan Kawasan Tanpa Rokok (KTR)
Lampung Barat Terapkan Kawasan Tanpa Rokok (KTR)

BUANAINFORMASI.COM-Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Lampung Barat Ir. Noviardi Kuswan menghadiri Pertemuan Advokasi Kawasan Tanpa Rokok (KTR)  Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Barat tahun 2016, di Ruang Rapat Pakuon Bappeda setempat. Kamis (15/09/2016)

Acara tersebut di hadiri oleh Tim Koordinasi Kabupaten Lambar, Satuan  Tugas Pengawasan KTR, Camat dan Kepala UPT  Puskesmas yang berjumlah 50 orang namun yang hadir sebanyak kurang lebih 30 orang.

Asisten II Bidang Perekonomian menyampaikan kebiasaan merokok sudah meluas hampir di semua kelompok masyarakat dan cenderung meningkat, terutama dikalangan Anak dan Remaja sebagai gencarnya promosi rokok di berbagai media massa. hal ini memberi makna bahwa masalah merokok telah menjadi semakin serius, mengingat merokok beresiko menimbulkan berbagai penyakit atau gangguan kesehatan yang dapat terjadi baik perokok maupun orang disekitarnya yang tidak merokok (perokok pasif).Oleh karena itu perlu dilakukan langkah-langkah pengamanan rokok bagi kesehatan, melalui Penetapan Kawasan Tanpa Rokok (KTR).

“merokok adalah pilihan bagi setiap orang. namun, meskipun sebuah pilihan, ada konsekuensi lain yang harus dilakukan, yakni menghormati orang lain agar tidak terkena dampak akibat asap rokok. dalam hal ini, negara sebagai pemilik otoritas kebijakan dan hukum, wajib memberikan perlindungan dan pemenuhan hak atas kesehatan dan lingkungan yang sehat, termasuk bebas dari asap rokok ini”, Jelasnya.

Kemudian, Kawasan Tanpa Rokok (KTR) adalah Ruangan atau Area yang dinyatakan dilarang untuk kegiatan merokok atau kegiatan memproduksi, menjual, mengiklankan, dan/atau mempromosikan produk tembakau. tanggung jawab seluruh komponen baik individu, masyarakat, maupun pemerintah daerah untuk melindungi generasi sekarang maupun generasi yang akan datang di wilayah kabupaten lampung barat dari bahaya asap rokok yang mengandung zat kimia berbahaya untuk kesehatan. rokok adalah produk berbahaya dan Zat Adiktif yang mengandung 4000 zat kimia, 69 diantaranya adalah karsinogenik (pencetus kanker).

“penerapan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di Kabupaten Lampung Barat sudah diterapkan mulai tahun 2013. hal ini terbukti dengan adanya peraturan daerah nomor 15 tahun 2013 tentang ketertiban umum didalamnya terdapat pasal yang memuat tentang kawasan tanpa rokok. dan juga sudah adanya peraturan Bupati nomor 14 tahun 2014 Tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR)”, Ungkapnya.

kawasan tanpa rokok meliputi Fasilitas Pelayanan Kesehatan, Tempat Belajar Mengajar, Tempat Anak Bermain, Tempat Ibadah, Angkutan Umum, Tempat Kerja dan Tempat Umum.

Sementara itu Dalam laporan panitia pelaksana  Agus Dharma Putra  S.Si M.Si.menyampaikan latar belakang dari penyelengaraan tersebut berdasarkan UU No. 23 Tahun 2003 tentang Perlindungan Anak, UU No. 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan, PP RI No 19 Tahun 2003 Tentang Pengamanan Roko Bagi Kesehatan . Peraturan Berama  Menteri Kesehatan Dan Medagri No. 188 / Menkes/ PB/ 1 / 2011  dan No. 7 Tahun 2011 Tentang Pedoman Kawasan Tanpa Rokok. Perdakab Lambar No 15 Tahun 2013 Tentang Ketertiban Umun dan Perbub Lampung Barat No .14 Tahun 2014 Tentang Kawasan Tanpa Asap Rokok.

Selanjutnya pihaknya juga menyampaikan tujuan dari  pelaksanaan kegiatan yaitu  komitmen bersama di tingkat Kabupaten dan Kecamatan guna  peningkatan penerapan KTR di Kab Lambar. Mempersiapkan rencana pelaksanaan pilot projek pekon KTR dan adanya rencana tindak lanjut kegiatan pleh tim koordinasi dan satuan tigas Pengawasan KTR.(Romi Erlan/Rilis Humas)