Kronologi Anggota DPRD Lampung Cabuli Pemulung di Kandang Sapi

0
683

ilustrasi-perkosaan_663_382Buanainformasi.com – Seorang pejabat, terlebih lagi wakil rakyat sudah seharusnya melindung rakyatnya. Namun yang dilakukan HK, seorang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Lampung Tengah sama sekali jauh dari perilaku itu. Dia berbuat cabul kepada pemulung.
HK pun dilaporkan ke kepolisian karena diduga mencabuli gadis 15 tahun di rumah pelaku, Desa Gedung Harta, Selagai Lingga, Lampung Tengah. Anggota Fraksi PDIP itu dilaporkan sudah berbuat tak senonoh hingga tiga kali.
Lalu bagaimana ceritanya? Menurut S, ayah korban dia mengetahuinya setelah anaknya bercerita. “Waktu itu anak saya sedang memulung dan lewat belakang rumah pelaku, kemudian ia memanggil korban, dan mengajak masuk rumah dan kemudian berhubungan layaknya suami istri,” katanya.
Hal itu juga dibenarkan korban. ”Dua kali dilakukan di dalam kamar rumahnya dan satu kali di kandang sapi. Setelah itu saya dikasih uang Rp50 ribu,” kata korban saat melaporkan kasusnya ke Polres Lampung Tengah, Rabu 18 Maret 2015.
Kuasa hukum korban, Syamsudin, mengaku sudah dua kali melayangkan somasi kepada pelaku. Di dalam isi surat tersebut, dia meminta HK bertanggungjawab atas perlakuannya itu, namun tak pernah direspons. “Kami meminta pelaku bertanggungjawab dan membersihkan nama keluarga S,” kata Syamsudin.

HK yang saat ini tercatat sebagai anggota Komisi III DPRD Lampung Tengah tak bisa dihubungi. Panggilan telepon seluler dan pesan singkat tak kunjung direspons.

Ketua DPC PDIP Lampung Tengah J. Natalis Sinaga mengaku sudah mengklarifikasi dugaan tersebut, namun HK tidak merasa melakukan perbuatan yang dituduhkan itu.

Menurutnya, jika memang nantinya HK terbukti bersalah, DPC akan merekomendasikan pemecatan. Namun sebaliknya, jika HK dizalimi maka DPC menyarankan tuntutan balik atas pencemaran itu. (sumber : Viva.co.id)