KPTR Jalan di Tempat, Dana Miliaran Rupiah Macet

0
409

Bandar Lampung, buanainformasi.com – Koperasi Petani Tebu Rakyat Way Kanan, hingga saat ini jalan ditempat, pasalnya uang dipinjam oleh para kelompok Tani sejak 2015 mencapai miliaran rupiah macet. Hal tersebut diungkapkan Ketua Koperasi Tani Tebu Rakyat, Anwar Effendi didampingi sekretaris Dodi R. Putra saat memberikan keterangan kepada wartawan Kamis (1/3).

Dijelaskan Anwar proses pinjaman uang Bansos melalui anggaran APBN 2015 yang digelontarkan oleh Kementerian Pertanian kepada Dinas Pekebunan Provinsi Lampung mencapai Rp.45 miliar diperuntukkan untuk para kelompok tani tebu yang tergabung di Koperasi Petani Tebu Rakyat di empat kecamatan Kabupaten Way Kanan.

Menurut Anwar Bansos yang digelontarkan oleh Kementerian itu melalui Dinas Perkebunan Provinsi Lampung, langsung ke rekning masing-masing kelompok tani. Setelah melalui proses verifikasi dan survey lahan oleh Dinas Perkebunan kabupaten Way kanan.

Sedangkan Ketua Koperasi Petani Tebu Rakyat Anwar Effendi hanya sebagai fasilitator antara kelompok tani tebu dengan Dinas Perkebunan kabupaten maupun provinsi.

Untuk pencairan dana di bank Ketua Koperasi hanya menyaksikan dan menandatangani sebagai syarat administrasi perbankan. Sedangkan sebagian masyarakat beranggapan bahwa dirinya bagi-bagi uang, itu tidaklah benar.

Terlambatnya pengembalian dana dari sebagian kelompok tani tebu mengakibatkan regulasi peminjaman tidak berjalan, sedangkan sebagian lagi sudah menanti dana tersebut bergulir.

Berbagai upaya sudah dilakukan ketua KPTR untuk meregulasi dana tersebut diantaranya dengan mengumpulkan semua ketua kelompok tani peminjam dan membuat surat pernyataan.

Sedangkan kewenangan Koperasi Petani Tebu Rakyat ‘Raja Pemuka Manis’ hanya mengatur regulasi pinjaman, itu pun sudah dilakukan.(*)