Korban Banjir Kalianda Ditemukan Kritis di Pantai

0
432

Lampung Selatan, buanainformasi.com – Hujan deras pada Selasa sore hingga Rabu dini hari (4/4/2018), mengakibatkan sejumlah wilayah di Lampung banjir. Bahkan, memakan korban jiwa dimana satu orang laki-laki tewas dan satu orang lagi kritis terseret sungai Way Urang yang sedang meluap.

Korban yang terseret banjir Kalianda, Amir (35) ditemukan kritis di Pantai sekitar Biru Laut, Desa Merak Belantung, Kalianda, Rabu, (4/4).

“Korban terseret sungai yang sedang meluap hingga ke laut. Korban tewas atas nama Syamsul Bahri, dan satu lagi kritis bernama Amir. Keduanya Warga Kelurahan Way Urang, Kalianda,” kata Camat Kalianda, Erdiyansyah, (04/04/18) Rabu pagi.

Menurutnya, hujan lebat mulai pukul 16.15 hingga pukul 02.00 WIB, dini hari itu mengakibatkan lima Desa dan dua Kelurahan dilanda banjir. Desa dan Kelurahan tersebut Desa Pelembapang, Tajimalela, Canggu, Hara Banjarmanis. Kemudian Kelurahan Kalianda dan Wayurang. “Korban sementara diungsikan di Masjid terdekat,” katanya.

Sementara berapa Kepala Keluarga yang menjadi korban saat ini sedang dilakukan pendataan pihak terkait.

Sementara itu, Andriansyah SKM, M.Kes warga Desa Tajimalela yang ikut mengevakuasi korban mengatakan, banjir yang melanda desanya mulai terdeteksi sekitar pukul 22.13 WIB.

“Puncak banjir bandang itu sekitar pukul 23.00 Wib, Korban yang terkena banjir berada di pinggir aliran sungai,” katanya.

Menurut Dosen Akademi Kebidanan Hampar Baiduri tersebut, Banjir di Desanya beruntung tidak ada korban jiwa, akan tetapi korban harta benda belum terhitung jumlahnya. Karna banyak ternak, kendaraan bermotor roda dua juga terseret banjir.

“Belum kita hitung berapa jumlahnya, kendaraan maupun ternak yang terseret banjir,” katanya menambahkan.(*)