Kenaikan BBM Dibatalkan, Pemerintah Dapat Tekanan?

0
504

harga-pertamax-naik_663_382Buanainformasi.com – Kegalauan PT Pertamina yang membatalkan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) menimbulkan pertanyaan besar. Sebab, keputusan itu dikeluarkan tidak lebih dari satu hari, setelah perusahaan pelat merah tersebut mengumumkan akan ada kenaikan harga hari ini.

Direktur Eksekutif Indonesia Resources Studies (IRESS), Marwan Batubara, kepada VIVA.co.id, Jumat 15 Mei 2015, menduga ada campur tangan pemerintah terkait keputusan itu. Terlepas, Pertamina mendapat tekanan dari beberapa pihak yang berkepentingan.
Pada Kamis 14 Mei kemarin, beredar surat dari Pertamina kepada pengusaha stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) untuk menaikkan harga bahan bakar khusus (BBK) yaitu pertamax, pertamax plus, dan pertamax dex. Marwan menduga, di hari yang sama, BUMN energi itu memutuskan pembatalan itu.
“Pertamina sudah mengevaluasi dan melakukan kajian untuk menaikkan harga (pertamax). Kalau dibatalkan, saya yakin ada permintaan dari pemerintah,” kata dia.
Selain tekanan dari sisi ekonomi, menurutnya, pembatalan ini kental kepentingan politik. Sebabm pembatalan di detik-detik terakhir tidak mencerminkan suatu kebijakan ekonomi yang matang.
“Partai-partai oposisi ini sudah banyak yang mengecam,” tambahnya.
Kemudian, dari sisi ekonomi, pemerintah dinilai juga mempertimbangkan kondisi ekonomi yang tengah sulit. Salah satunya adalah faktor pelemahan rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.
“Kondisi ini bisa saja membuat pemerintah gamang,” ungkapnya. (sumber : Viva.co.id)