Kemarau di Lampura Berdampak pada Pedagang Bangkrut Pembeli Menjerit

0
531

Lampung Utara, Buanainformasi.com-Kemarau berdampak pada kelangkaan hasil pertanian, akibatnya sejumlah harga di Pasar pagi dan pasar sentral tradisional, Kotabumi Kabupaten lampung utara (Lampura) melonjak, Kenaikan tertinggi pada harga cabai yang mencapai 90 persen. tak hanya itu harga tomat juga naik 100 persen, kondisi ini mebuat omset para pedagang turun hingga 50 persen lebih.(13/08/2015)

Sejak terjadi kemarau, aktivitas di pasar pagi dan pasar sentral tradisioanal, Kotabumi Kabupaten Lampung utara, lebih sepi dari sebelumnya. Kondisi ini akibat sejumlah hasil pertanian yang biasa di jual dipasar mulai langka. hal ini otomatis membuat permintaan meningkat dan harga pun melonjak.

Kondisi ini tentunya berpengaruh terhadap omset para pedagang, yang setiap hari terus mengalami penurunan hingga 50 persen. dari pendapatan per hari 2 juta kini hanya  berkisar 1 juta rupiah, Bahkan sejumlah pedagang sayuran dan bumbu dapur sudah ada yang bangkrut. Ungkap.  Wanto, Pedagang Sayuran

Sementara, Harga tomat juga ikut melonjak hingga 100 persen. Kenaikan ini akibat barang tersebut semakin langkan, dan sulit untuk menbdapatkan tomat. Kenaikan tomat saat ini telah mencapai 100 persen. “ dari harag 2 ribu rupiah naik menjadi 400 rupiah. Sejumlah pembeli pun terkejut dengan kenaikan harga tersebut, sehingga mereka terpaksa mengurangi jatah belanja. Papar, Rustam Salah satu pembeli.

Sedangkan Harga Sayur Mayur Kini Rata-Rata Naik Sekitar 1000 Rupiah. Namun Para Pemebli dan Pedagang Masih Dihatuai Rasa Kawatir Harga Kebutuhan Sembako Akan Terus Merangkak Naik. Diperkirakan Jika Kemarau Terjadi Hingga 1 Bulan Kedepan, Lonjakan Seluruh Harag Tidak Dapat Dihindarai. Papar sejulah pedangang dan Pembeli.(Basri)