Kejahatan Seksual Terhadap Anak Dominasi Kasus yang Ditangani Kejati Lampung

0
277

Bandar Lampung, buanainformasi.com – Kejaksaan Tinggi Lampung akan berperan aktif menurunkan angka pelecehan dan kekerasan kepada anak melalui berbagai program . Hal itu juga karena mengingat kejahatan seksual dan tindakan kekerasan terhadap anak dibawah umur menjadi salah satu kasus yang mendominasi pihak kejaksaan saat ini, selain kasus narkoba dan Curat, Curas dan Curanmor (C3).

Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Lampung, Jaja Subagja mengatakan, selain kurangnya perhatian dari orang tua, kemajuan tekhnologi informasi juga menjadi salah satu penyebab semakin meningkatnya kasus kejahatan dan pelecehan seksual terhadap anak dibawah umur.

Selain Jaksa masuk desa, kejaksaan tinggi Lampung juga aktif menerapkan program Jaksa masuk sekolah, untuk memberikan edukasi kepada siswa-siswi, akan bahaya pergaulan bebas dan narkotika.

 

Namun demikian menurutnya, peran serta orang tua dalam mengawasi putra-putrinya menjadi faktor utama untuk mencegah terjadinya kasus kekerasan dan kejahatan seksual terhadap anak.

“Kita kembali kepada perhatian orang tua untuk permasalahan ini, terlebih saat ini perkembangan tekhnologi yang cukup pesat,”tegasnya (14/3).

Lebih lanjut dikatakan Jaja Subagja, pengungkapan kasus kejahatan seksual terhadap anak, mayoritas disebabkan kurang perhatiannya orang tua terhadap anak.

Namun demikian Jaja Subagja mengakui kurang responnya pihak orang tua dan sekolah ketika pihak kejaksaan melakukan sosialisasi, menjadi kendala tersendiri bagi untuk menekan angka kejahatan seksual dan kekerasan terhadap anak.(*)