Kapolres Way Kanan : Wiyono Tewas Bukan Karena Terseret Banjir

0
292

Way Kanan, buanainformasi.com – Kapolres waykanan AKBP Doni Wahyudi tidak membenarkan jika korban wiyono (26) yang meninggal Dikampung giri Harjo kecamatan Bahuga meninggal dikarenakan terseret oleh Banjir. Wiyono meninggal murni karena mengalami kecelakaan bermotor.

“Tidak benar itu, korban murni laka jatuh bersama sepeda motor nya dari atas jembatan kayu bukan karena terseret Banjir, Ia tewas setelah motornya jatuh. Tidak ada bekas ia hanyut terseret banjir di sungai.Dilokasi dia tertindih motornya,” ujar AKBP Doni Wahyudi, dilansir dari translampung.com, Senin (26/2).Kapolres juga menjelaskan memang di wilayah itu kemarin sedang terjadi banjir Namun tidak ada korban yang terseret air sungai.

”Saya hanya meluruskan saja, Sebab faktanya tidak ada korban meninggal karena banjir sejauh ini di Way kanan,”Jelasnya.

 

Sebelumnya pada hari minggu (25/2), dikabarkan bahwa wiyono meninggal akibat banjir saat korban melintas di jembatan yang rusak lalu korban jatuh dan terseret Banjir. Korban sendiri merupakan warga Kampung Tanjung ratu kecamatan PakuanRatu, korban ke Bahuga karena berkunjung kerumah orang tua nya, saat ini korban sudah dimakamkan dan sudah dibuatkan surat kematian oleh kepala kampung.(*)