Kakak Beradik Bertarung di Pilkada Bone

0
531

BuanainformKakak Beradik Bertarung di Pilkada Boneasi.com, GORONTALO – Kakak beradik, Kilat Wartabone dan Kris Wartabone, memilih “bertarung” di ajang pemilihan kepala daerah (Pilkada) di Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo, 9 Desember 2015 mendatang. Keduanya telah mendaftarkan diri ke KPU setempat.

Kilat Wartabone yang maju sebagai calon wakil bupati (cawabup) berpasangan dengan calon bupati (cabup) petahana Hamim Pou, telah mendaftar ke KPU yang diusung Partai Amanat Nasional (PAN) dan PKPI.

Sementara, Kris Wartabone sebagai cabup berpasangan dengan Tahir Badu yang diusung PDIP dan Gerindra juga telah mendaftar ke KPU, Selasa (28/7/2015). Kedua pasangan tersebut telah mengantongi rekomendasi dukungan partai politik dengan susunan kepengurusan yang sah dan memiliki syarat keterwakilan di lembaga legislatif.

“Wartabone adalah keluarga politisi tentunya akan saling menghargai satu sama lain, tapi bisa dilihat sendiri, Kris-Tahir berada di tengah-tengah dukungan masyarakat,” ujar Kris yang juga Wakil Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Rabu (29/7/2015).

Adi, salah satu warga Bone BOlango mengaku tidak melihat hubungan keluarga dari kedua calon itu, melainkan siapa yang mampu bekerja profesional untuk kepentingan rakyat dan daerah. “Nanti kita lihat saja siapa yang benar-benar membuktikan janjinya,” kata dia.

Seperti diberitakan sebelumnya, KPU Kabupaten Bone Bolango hingga hari terakhir pendaftaran telah menerima enam berkas pendaftaran cabup/cawabup untuk ikut Pilkada serentak 9 Desember 2015.

Ketua KPU Bone BOlango Darwis Hasan, menjelaskan bahwa, terkait dengan kekurangan berkas syarat calon, KPU masih memberikan kesempatan perbaikan pada tangga 4-7 Agustus 2015. “Dan nanti tanggal 24 Agustus KPU akan mengumumkan mana yang memenuhi syarat atau tidak,” ucap Darwis.

Enam pasang calon tersebut, yaitu dua pasangan calon dari perseorangan Syamsir Djafar Kiayi-Husain Lamanasa, dan Ruwaida Mile-Benjamin Hadju. Kemudian dari partai politik ada Hamim Pou-Kilat Wartabone, Indrawanto Hasan-Ahmad Tahidji, Azan Piola-Syamsu Botutihe dan Kris Wartabone-Tahir Badu.(Sumber : Kompas.com)