Jumiyem 80 Harapkan Uluran Tangan

0
591

Lampung Utara ,buanainformasi.com-Sungguh malang nasib nenek tua renta ini di hari tuanya, Jumiyem (80) seorang nenek tua renta dengan kondisi sakit-sakitan harus tinggal di sebuah gubuk bersama Haryono Peyem anak menantunya di desa Banjar Negeri RT06/RW03 kecamatan Muara Sungkai kabupaten Lampung Utara.Kamis(5/11/2015)

Selama Hampir sepuluh tahun dirinya harus menanggung sakit yang ia deritanya, tak hanya itu akibat ketidak adaan fasilitas kesehatan di desanya dirinya harus bersusah payah ke balai kesehatan  di Kabupaten Tulang Bawang Barat untuk pengobatan ,meski harus menempuh jarak sejauh kurang lebih lima kilometer atau satu jam perjalanan.

Jumiyem mengatakan dirinya sering sakit-sakitan, kurang lebih hampir sepuluh tahun, dirinya sering merasa lemas di bagian kaki, magh serta  kepala sering pusing, meski begitu dirinya tetap memiliki semangat yang tinggi, ia masih bisa beraktifitas  seperti menyapu halaman rumah.  Ia berharap kepada pemerintah agar dapat  memperhatikan masyarakat kecil seperti dirinya,ungkap Jumiyem.

Haryono payem (57) selaku anak mantu dari Jumiyem mengatakan bahwa ia hanyalah buruh serabutan yang berpenghasilan Rp 40.000 sampai Rp 50.000 perharinya , penghasilanya hanya cukup untuk biaya sehari-hari saja.

Lanjut Haryono, ia juga mengatakan bahwa untuk pengobatan pun ia harus tetap membayar, karna selama ini Jumiyem tak pernah mendapat bantuan berupa pengobatan gratis,kata dia.

Sementara itu seorang tetangganya Wasilah (49) membenarkan bahwa keadaan Jumiyem sangatlah memperhatinkan pasalnya kaki nya sering gemetar,kepalanya sering pusing, selama ini belum pernah ada bantuan dari pemerintah,untuk berobat kami warga disini harus menempuh jarak 1jam di desa karta raharja kabupaten tuba,pungkasnya.(Basri)