Jalan Poros Desa Tanjung Agung Rusak Parah

0
1146

Tanggamus, buanainformasi.com – Empat kilo meter jalan utama Desa Tanjung Agung, Provinsi Lampung dalam kondisi rusak parah, jalan yang menjadi jalur transportasi angkutan hasil bumi ini sudah pulahan tahun tidak pernah diperbaiki oleh Pemerintah, warga pun mengeluh akibatnya waktu tempuh mereka molor hingga ber jam-jam.Jum’at (20/11/2015)

Kondisi jalan utama di Desa Tanjung Agung Kecamatan Kota Agung barat yang sudah puluhan tahun tidak diperbaiki, lubang yang dalam dan besar memenuhi seluruh badan jalan para pengendara kendaraan harus ekstra hati-hati agar kendaraan mereka tidak roboh karena terperosok ke lubang yang cukup dalam.

Jalan Kabupaten yang menghubungkan Kecamatan Kota Agung barat, dengan Desa Banyu Urip, Desa Soponyono, Kecamatan Wonosobo, sudah puluhan tahun belum pernah diperbaiki oleh pemerintah akibatnya warga merugi hingga puluhan juta rupiah karena kendaran yang mereka miliki sering mengalami kerusakan.

Menurut, pengendara sepeda motor warga Desa Tanjung Agung  saat di konfirmasi mengatakan. Kondisi kerusakan jalan sudah berlansung bertahun-tahun sehingga para pengguna jalan sering jatuh tergelincir akibat badan jalan dipenuhi genangan air, “jalan yang rusak ini bukan disini aja pak, di desa tetangga juga bayak yang rusak parah aspalnya habis, sering sekali kecelakaan.”Kata dia.

Senada juga ungkap, satu sopir angkutan kelapa, jika musim penghujan tiba kondisi jalan ini dipenuhi dengan air, kami berharap pemerintah  kabupaten  segera bertindak untuk melakukan perbaikan agar aktifitas ekonomi lebih lancar, “saya berharap kepada pemerintah  Kabupaten Tanggamus bisa secepatnya memperbaiki jalan ini, karena selama ini kami sudah cukup susah untuk mengangkut hasil panen kami.”Tuturnya.

Sementara Kayan, selaku kepala Desa Tanjung Agung (Kepala Pekon) mengucapkan terima kasih kepada pemerintah kabupaten tanggamus, khususnya kepada Bupati Bambang Kurniawan, selama beliau menjabat di desanya sudah teraliri listrik dan beberapa bangun infrastruktur lainnya. (Asri dan Zul)