Ironis, PTSL Di Waykanan Terindikasi Pungli

0
839

Way kanan, buanainformasi.com – Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) merupakan program Presiden republik indonesia Joko Widodo yaitu dengan target mencetak lima juta sertifikat.

PTSL merupakan kegiatan pendaftaran yang dilakukan secara bersamaan. Program ini meliputi semua objek pendaftaran tanah yang belum terdaftar dalam satu wilayah desa/kelurahan.

Program PTSL digagas Pemerintah Republik Indonesia dan dilaksanakan oleh Kantor Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (BPN).

Program inipun bertujuan untuk memberikan kepastian hukum dan perlindungan hukum hak atas tanah.

Dengan demikian dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dalam peraturan Menteri Agraria No 35 tahun 2016 anggaran pembuatan sertipikat dibiayai dari APBN.

Ironisnya, apa yang menjadi program pemerintah republik Indonesia tersebut belum sepenuhnya terwujud, seperti yang terjadi di desa yang ada di kab way kanan,kecamatan gunung labuhan desa negri ujan mas,di duga masih terjadi praktek pungutan liar kepada masyarakat yang masuk sebagai pemohon PTSL untuk mendapatkan sertifikat tanah yang diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah seperti yang diungkap oleh ST (45), dirinya mengaku telah dimintai uang oleh petugas aparatur desa dalam pembuatan sertifikat  yang di patok Rp 800.000.00 yang harus dikeluarkan dari uang saku pribadi, hal ini di ungkapkan juga oleh warga masyarakat lainnya yang ada di desa negri ujan mas saat dikonfirmasi buanainformasi.com di kediamannya masing-masing.

ST (45) dan warga masyarakat lainya mengakui bahwa “pungutan tersebut atas keputusan bersama dengan penitia, yang di kelola oleh aparatur desa negri ujan mas, namun hal ini sangat disesalkan oleh masyarakat setelah mengatahui program PTSL di wilayah Indonesia bagian barat hanya di bebankan Rp 200.000, merasa di bohongi oleh penitia masyarakat akhirnya merasa keberatan dengan pungutan yang begitu besar”,ucap warga.

Sementara ditempat terpisah, kepala Desa Negeri Ujan Mas (khusudin) saat dikonfirmasi buanainformasi.com terkait dugaan pungli pembuatan PTSL Sertifikat dikediamannya menjelaskan bahwa benar desa negeri ujan mas mendapat program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL),Dan juga membenarkan  adanya pungutan Rp 800.000/sertifikat,namun atas dasar keputusan hasil musyawarah bersama, ujarnya,dilain pihak badan pertanahan Nasional (BPN) kabupaten Waykanan hingga berita ini di rilis belum dapat dikonfirmasi.(gun/red)