Infrastrukur Telekomunikasi Indonesia Timur Telan Rp3,6 T

0
443

presiden-jokowi-resmikan-siloam-hospitals-kupang_663_382Buanainformasi.com – Presiden Joko Widodo meresmikan infrastruktur sistem jaringan tulang punggung pita lebar serat optik Sulawesi Maluku Papua Cable System (SMPCS) di Manokwari, Papua Barat, pada Minggu 10 Mei 2015. Program SMPCS ini dicanangkan oleh PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom).

“Urusan tulang punggung serat optik di Indonesia bagian Barat, bagian Timur, semua bisa nikmati WiFi, atau namanya Indihome. Masyarakat bisa menikmati internet di mana pun di Papua, dan kondisinya sama di mana pun di Tanah Air, tanpa kecuali,” kata Jokowi.

Dalam pembangunan jaringan serat optik ini, Telkom harus membentangkan kabel sejauh 8.772 kilometer, yang menghubungkan kawasan di Pulau Sulawesi, Maluku, hingga Papua.

Direktur Utama Telkom, Alex J. Sinaga, di kesempatan yang sama, mengemukakan pembangunan kabel laut SMPCS ini merupakan wujud komitmen perusahaannya dalam membangun infrastrukur telekomunikasi Nawa Cita ke-6.

Menurutnya, adanya infrastrukutr dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi Indonesia dapat diwujudkan melalui pemerataan informasi dan komunikasi dari barat ke timur.

Selain itu, hal tersebut sesuai dengan Nawa Cita ke-3, yaitu membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka NKRI.

“SMPCS akan memperluas konektivitas dan meningkatkan kapasitas layanan data di daerah-daerah yang selama ini belum dilayani secara memadai. Keberadaan SMPCS penting untuk meningkatkan akses broadband untuk semua,” kata mantan Dirut Telkomsel ini.

Disebutkan, pembangunan SMPCS tersebut dapat melayani sekitar 4,3 juta pelanggan layanan telekomunikasi untuk suara dan data di kawasan Maluku dan Papua. Sebelumnya, area tersebut sudah dilayani oleh jaringan internet lewat satelit, namun lebar pita yang dihadirkan masih terbatas.

Pada proyek dari operator plat merah ini, mampu menjangkau delapan provinsi dan 34 kabupaten di kawasan Indonesia Timur. Wilayah yang dimaksud, seperti Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, Maluku Utara, Maluku, Nusa Tenggara Timur, Papua Barat, dan Papua.

Dalam membangun SMPCS ini, Telkom harus merogoh kocek sebesar Rp3,6 triliun terdiri dari dua paket, yaitu paket pertama sepanjang 5.617 kilometer dan paket kedua sepanjang 3.155 kilometer. (sumber : Viva.co.id)