Ikuti Petunjuk Dukun, Polisi Diduga Tangkap dan Siksa Warga

0
483

ilustrasi-borgol_663_382Buanainformasi.com – Anggota Polres Gorontalo Kota diduga menangkap dan menyiksa seorang warga dengan tuduhan telah mencuri mesin tempel milik polisi. Anehnya, oknum polisi itu menangkap warga tersebut karena mendapatkan petunjuk dari dukun kampung.

Perbuatan penyidik Polres Gorontalo Kota itu terungkap setelah korban salah tangkap bernama Yusuf Katili mendatangi divisi provost Polres Gorontalo Kota untuk melaporkan penangkapan itu.

Yusuf Katili datang ke Polres Gorontalo bersama puluhan warga Kelurahan Tenda, Kecamatan Gorontalo. Kepada penyidik provost Polres Gorontalo, Yusuf mengungkapkan semua yang dialaminya saat menjadi korban salah tangkap.

Yusuf menuturkan, ia ditangkap tanpa bukti dan saksi dengan tuduhan mencuri mesin tempel milik Polres Gorontalo Kota. Selama berada di tangan anggota polisi yang menangkapnya, Yusuf beberapa kali disiksa. Bahkan, mulutnya pernah disumpal dengan senjata api.

“Saya tidak tahu apa-apa, ditangkap, dipukuli dan disuruh mengaku mencuri pak,” ujar Yusuf kepada penyidik provost, Selasa, 24 Maret 2015.

Yusuf menceritakan, ia ditangkap berdasarkan petunjuk dari dukun kampung yang diminta anggota polisi itu untuk melacak pelaku pencuri mesin tempel.

“Saya dibawa dari dukun satu ke dukun satunya lagi, disuruh mengaku, tapi saya tidak mau, karena saya tidak mencuri,” kata Yusuf.

Karena tak memiliki bukti pencurian itu, Yusuf akhirnya dilepaskan begitu saja di jalan yanh jauh dari rumahnya.

“Saya hanya meminta keadilan pak,” kata Yusuf.

Tak ada jawaban yang dapat diberika penyidik provost yang menerima laporan itu selain korban diminta untuk menunggu proses penyelidikan terhadap kasus itu. (sumber : Viva.co.id)