Hingga Maret, BMKG Lampung Minta Masyarakat Waspadai Cuaca Ekstrim

0
324

Bandar Lampung, BITV – Puncak musim hujan yang diperkirakan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Lampung terjadi mulai bulan Januari hingga Maret, karena itu masyarakat diminta mewaspadai cuaca ekstrim tersebut.

Hal itu karena selama puncak musim hujan ini, selain berpotensi timbulnya bencana Hidrometeorologi, seperti banjir dan tanah longsor, juga diprediksi akan sering terjadi fenomena cuaca ekstrime yang juga memiliki potensi bencana alam.

Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Raden Inten Lampung, Rudi Haryanto mengatakan, cuaca ekstrime yang berpotensi akan sering terjadi pada puncak musim hujan tahun ini diantaranya, hujan lebat disertai angin kencang dan maupun angin puting beliung.

Bahkan dar hasil pemetaan yang dilakukan, menurutnya terdapat beberapa wilayah di Provinsi Lampung yang cukup rawan terjadi bencana dampak dari terjadinya cuaca ekstrime tersebut, seperti Kabupaten Lampung Barat, Tanggamus dan Kabupaten Pesisir Barat.

“Potensi terjadinya cuaca ektrime selama puncak musim hujan saat ini sangat besar terjadi. Kami ingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi bencana yang ditimbulkan,”tegasnya (21/01/2019).

Terkait dengan potensi bencana alam yang dapat sewaktu-waktu terjadi selama puncak musim hujan ini, Rudi Haryanto menyatakan, BMKG telah melakukan sosialisasi kepada seluruh Satker terkait dan Pemerintah Daerah.

Namun BMKG juga berharap, adanya peran aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan dan keleatarian lingkungan, untuk meminimalisir terjadinya bencana alam, baik banjir maupun tanah longsor.(*)