Gubernur Ridho Sambut Baik Program Lampung Hotel Great Sale

0
173

Lampung, BITV – Launching Lampung Hotel Great Sale 2019 rencananya akan dilakukan di Car Free Day Bandar Lampung, Jalan Ahmad Yani, Minggu 10 Februari 2019. Great Sale akan berlangsung selama kurang lebih 4 bulan. Berakhir tanggal 31 Mei 2019.

Hal ini terungkap saat audiensi Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA) Lampung dengan Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Lampung, Budiharto Herman, di Kantor Dinas Pariwisata Provinsi Lampung, Senin (21/1).

“Program Great Sale ini juga sejalan dengan yang dilakukan Kementerian Pariwisata. Kami ingin mengangkat kunjungan wisatawan, khususnya di Lampung,” jelas Ketua IHGMA Lampung, Budi Rahman.

Apalagi, pasca bencana tsunami Selat Sunda, okupansi hotel di Bandar Lampung turut terkena imbasnya. Turun sekitar 30 persen dari biasanya.

“Untuk itu, melalui ajang great sale ini kami ingin mengembalikan geliat pariwisata Lampung agar kembali normal bahkan meningkat,” kata Budi Rahman.

Seluruh hotel yang tergabung dalam IHGMA sangat mendukung tagar #LampungItuKerreen yang sempat menjadi masuk di urutan 2 Trending Topic Indonesia pada 8 Januari 2019 lalu yang diramaikan oleh Komunitas Generasi Pesona Indonesia (GenPI) Lampung.

“Kita bersama-sama ingin menunjukkan bahwa Lampung itu layak dikunjungi saat ini,” kata Budi Rahman.

Kepala Dinas Pariwisata Lampung Budiharto HN menjelaskan, ada 23 hotel yang tergabung dalam IGHMA Lampung. Dan semuanya sepakat untuk mendukung ajang Lampung Hotel Great Sale 2019 ini.

“Bahkan rencananya, pihak IHGMA juga akan mengajak resto dan cafe di Bandar Lampung untuk ikut serta dalam great sale ini. Semakin banyak yang bergabung tentu akan semakin baik,” ujar Budiharto.

Mendengar hal tersebut, Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo sangat menyambut baik ajang Lampung Hotel Great Sale ini. Gubernur apresiasi kekompakan antara Pemerintah Provinsi Lampung, pihak swasta, dan komunitas dalam melakukan branding, advertising, dan selling.
“Pihak swasta melalui IHGMA sangat berperan dalam melakukan selling di ajang great sale. Pemprov melalui Dinas Pariwisata memberikan dukungan. Lalu komunitas yang aktif di media sosial ikut meramaikannya,” ujar Ridho Ficardo.

Ridho malanjutkan, penurunan okupansi hotel dan kunjungan wisatawan di Lampung harus disikapi dengan upaya-upaya kreatif seperti great sale 70 persen off ini.

“Dukungan ini juga sebagai bentuk komitmen Pemprov Lampung dalam mendorong iklim bisnis dan investasi yang kondusif bagi pelaku usaha pariwisata di Provinsi Lampung. Semoga ajang great sale ini bisa menjadi promosi yang efektif dalam menggeliatkan pariwisata Lampung paska Tsunami Selat Sunda Desember 2018,” pungkas Ridho. (*)