Forlas Bersama Tokoh Adat di Lampung Selatan Dukung Pemilu 2019

0
172

Lampung Selatan, BITV – Silaturahmi Forum Masyarakat Lampung Selatan (Forlas) serta tokoh adat dan tokoh agama se-Lampung selatan adakan kegiatan dukung Pileg dan Pilpres 2019 di rumah adat kerajaan Marga Rajabasa Lampung Selatan, Selasa (22/1/19)

Ketua Umum Forlas, Temenggung Latif mengatakan, ikrar dan deklarasi pemilu damai ini diikuti perwakilan organisasi massa bersama dengan para tokoh Adat Lima Marga di Lampung selatan dan tokoh agama .

“Kami menyatakan akan setia kepada Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945, serta mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),”ungkap Latif, Selasa,(22/1/19)

Selain itu, FORLAS berjanji akan turut serta menjaga masyarakat untuk menciptakan keamanan, ketertiban dan ketentraman masyarakat dalam mendukung Pemilu Legislatif (Pileg), Pemilu Presiden (Pilpres) 2019 aman dan bermartabat.

Pangeran Naga bringsang perwakilan Lima Marga Sai batin yakni Marga Dantaran, Marga Rajabasa, Marga Legun, Marga keratuan dan Marga Katibung. sekaligus penasihat Forlas menjelaskan, sebagai Ketua Adat yang berada di Lampung selatan, jadi mau tidak mau harus mendukung Pileg dan Pilpres 2019 dilampung selatan supaya kondusif sampai ke akar rumput.

“Jadi untuk Pileg dan Pilpres 2019 ini, kami dari keluarga besar Lima Marga Sai batin mengerahkan anggota ormas Forlas untuk menjaga keamanan serta ikut mensukseska serta mendukung keras supaya Pileg dan Pilpres 2019 Lampung aman, damai dan sejuk,”Jelas Pangeran Naga Bringsang di rumah adat Marga Rajabasa,Selasa,(22/1/19)

“Boleh berbeda pilihan tetapi tetap satu tujuan, yaitu menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia supaya Aman tidak terpecah belah,”lanjut dia.

Diharapkan Forlas dapat selalu bekerja sama antara Polri dan Forum masyarakat lampung selatan untuk mengajak masyarakat untuk menjaga keamanan. Jangan sampai kita beda pilihan bisa memecah belah tali silaturahmi dalam pileg dan pilpres.

“Silahkan memilih sesuai hati nurani masing-masing tetapi jangan menyebabkan kericuhan atau tindakan yang tidak diinginlan,”harapnya lagi. (*)