Dua Tahun Cabuli Keponakan, Paman Mengaku Khilaf

0
456

Buanainformasi.com – JAKARTA, S (38), yang ketahuan mencabuli keponakannya, RT (12), mengaku khilaf. Perbuatan asusila itu dilakukannya sejak RT duduk di kelas II SD.

“Dia bilangnya khilaf, kemungkinan punya kelainan (jiwa). Emangnya saya percaya. Gila! Udah kayak apaan aja. Sinting dia itu!” kata ayah korban, Sul (38), di Mapolrestro Jakarta Utara, Kamis (18/6/2015) malam.

Lelaki yang bekerja sebagai buruh bangunan itu mengaku tidak menyangka bahwa anaknya yang belum mengerti apa-apa sudah direnggut masa depannya. Meski demikian, Sul menyerahkan kasus tersebut untuk diproses oleh pihak berwajib.

“Anak saya masih bocah, Pak. Masa depannya masih panjang. Harusnya anak saya belum boleh tahu kejadian seperti ini. Kenapa mesti anak saya yang harus mengalami hal ini duluan,” ujar Sul.

RT pertama kali melaporkan perbuatan pamannya itu kepada ibunya, Nur (35), pekan lalu. Siswi kelas IV SD itu mengeluhkan sakit pada alat kelaminnya ketika hendak berkemih.

RT pun menceritakan pengalaman pahitnya telah diperlakukan tidak senonoh oleh S. Betapa kagetnya Nur begitu mengetahui bahwa anaknya dicabuli oleh kakak iparnya.

Akhirnya RT didampingi keluarganya melaporkan hal tersebut ke Unit PPA Polrestro Jakarta Utara, Kamis (18/6/2015) malam.

Tak hanya memeriksa RT, penyidik Unit PPA Polrestro Jakut juga telah memeriksa dan menangkap S. (Sumber : Kompas.com )