DPRD DKI Tetap Sepakat Gunakan Pergub

0
513

rapat-evaluasi-apbd-dki-jakartaBuanainformasi.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta tetap sepakat menggunakan peraturan gubernur (Pergub) dalam menetapkan APBD 2015.

Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi menegaskan bahwa dirinya tidak akan mengubah statement lagi terkait keputusan pimpinan dewan untuk APBD 2015.

“Kita sudah bicara dengan Pak Wakil Presiden Jusuf Kalla tadi, maka hasilnya tetap sama, yakni dewan sepakat dengan Pergub,” ujar Pras saat dihubungi, Selasa 24 Maret 2015.

Menurut Prasetyo, dalam pertemuan tersebut, ia sempat menjelaskan kepada JK persoalan apa yang tengah dihadapi DKI terkait APBD ini.

“Pak Wapres juga harus tahu apa yang sedang terjadi dengan DKI. Setelah kami informasikan akhirnya beliau paham,” tuturnya.

Pras juga menyampaikan bahwa selaku Ketua DPRD ia siap mengawasi pengelolaan APBD DKI 2015. Ia berharap ke depannya eksekutif lebih kooperatif dalam mengelola pemerintahan yang mengedepankan etika dan transparansi.

“Pembangunan yang tidak terukur itu selalu merugikan masyarakat. Kerja sama yang kooperatif antara dewan dan eksekutif akan mendorong pembangunan Jakarta yang lebih baik lagi,” tukasnya.

Seperti yang diketahui, Sebelum setelah bertemu dengan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama Kamis 19 Maret 2015 Pras mengatakan kepada media bahwa dirinya setuju menggunakan Perda.

Namun usai rapat pimpinan gabungan DPRD Pras mengubah statement dengan setuju menggunakan Pergub. Sempat beredar kabar bahwa keputusannya yang berbalik arah karena adanya tekanan dari DPP PDIP. Namun dalam konferensi pers Senin 23 Maret 2015, Pras menegaskan bahwa tidak benar adanya penekanan dari DPP PDIP.

“Enggak itu murni keputusan ada di tangan saya. Pada saat kemarin hari kamis saya mengatakan Perda tapi kan saya belum komunikasi dengan teman teman dewan. Nah setelah rapat di dewan, secara kolektif dan kolega saya kalah. artinya saya kalah suara. dan alasannya masuk di akal buat saya. Tapi intinya kita support apa yang diputuskan oleh kita untuk Pak Ahok dengan menggunakan Pergub ini,” paparnya. (sumber : Viva.co.id)