Dipalak, Warga Lampung Tengah Dan Lampung Timur Nyaris Bentrok

0
625
Dipalak, Warga Lampung Tengah Dan Lampung Timur Nyaris Bentrok
Dipalak, Warga Lampung Tengah Dan Lampung Timur Nyaris Bentrok

Lampung Tengah, buanainformasi.com-Karena Aksi Pemalakan Yang Di Lakukan Oleh Warga Kampung Kedaton Induk Kecamatan Batang Hari Nuban Kabupaten Lampung Timutr, Kedua Kabupaten Yaitu Kabupaten Lampung Tengah Dan Kabupaten Lampung Timur Nyaris Bentrok.

Bentrok antar warga yang terjadi pada jumat malam kemarin nyaris terjadi, hal tersebut dipicu adanya warga Kampung Sritejo Kencono Lampung Tengah yang dimintai uang secara paksa (dipalak) dan mengakibatkan luka akibat terkena sabetan badik di jari kanannya oleh warga kedaton  lampung timur.Sabtu (05/11/2016)

Aparat  gabungan Tni – Polri  berhasil menghalau ratusan masyarakat yang mempersenjatai dengan senjata tajam dan bambu runcing dan sudah  berkumpul diperbatasan antar kabupaten tersebut.

Warga sempat bersitegang di perbatasan kedua belah kabupaten  dengan membawa senjata tajam, parang dan bambu runcing bahkan warga juga ada yang berada di setiap gang-gang kampung dengan sepeda motor dan  membawa senjata tajam dan bambu runcing.

kejadian bermula sekitar pukul 8 pagi saat Riyanto(36) di minta uang sebanyak dua juta rupiah oleh  Agus Juanda (39). Namun korban bersikekeh tidak mempunyai uang  dan terjadilah cekcok mulut serta perkelahian antara kedua belah pihak hingga korban menderita luka sayatan senjata tajam di bagian kanan sebelah kiri.

Hal itu membuat Warga Kampung Sritejo Kencono Kabupaten Lampung Tengah, tidak terima karena pelaku memang sudah  lama membuat onar di kampung tersebut sehingga warga geram dan berkerumun menuntut aparat kepolisian secepanya menangkap pelaku.

Bupati Lampung Tengah, H. Mustafa mencoba bernegosiasi dengan warga Kampung Sri Tejo Kencono Kabupaten Lampung Tengah agar warganya tidak melakuakan kegiatan anarkis dan membiarkan masalah ini di tangani oleh pihak yang berwajib.

Kapolres Lampung Tengah AKBP Dono Seombodo menjelaskan, untuk mengantisipasi kejadian ini,Mapolres Lampung Tegah bersama Berbagai Polres dan Polsek Sekitar serta Anggota Brimob dan Tni. Bahkan Mapolres Lampung Tengah sendiri menerjunkan 250 personil baik gabungan dari Sabhara dan Polsek Sekabupaten Lampung Tengah.

Hingga berita di turunkan  aparat kepolisian dan tni masih berjaga-jaga dilokasi perbatasan kedua kabupaten hingga kondisi kedua belah pihak yang bertikai sudah kondusif dan aman.(Hengki S.)