Dinsos Keluhkan Keterbatasan Anggaran

0
755

BIC, Lampung Tengah -Dalam memenuhi Standar Pelayanan Minimum(SPM) setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah(SKPD). Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disosnakertrans) Kabupaten Lampung Tengah(Lamteng) mengalami hambatan, hal ini dikarenakan ketiadaan dana untuk Sub menu dana  pendamping(dana Sharing) dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah(APBD) Kabupaten setempat.Rabu (02/11/2015)

Karena ketiadaan biaya anggaran  membuat Bidang Sosial selalu merasa kebingungan setiap kedatangan Tim dari Kementrian Sosial (Kemensos)  untuk memonitoring dan mengevaluasi setiap dana Bantuan Sosial (Bansos) yang sudah disalurkan kedaerah khususnya Kabupaten Lamteng. Pasalnya, untuk menyambut tim dari Kemensos tersebut, minimal Disosnakertrans Lamteng menyiapkan dana oprasionalnya selama kemensos menjalankan tugas di Kabupaten Lamteng.

“Paling tidak saat tim kemensos tiba, kita siapkan penginapan serta konsumsinya. Terkadang Kemensos hanya menelfon  meminta siapkan kendaraan untuk menjemput diBandara Radin Intan, hal itu harus kita fikirkan bagaimana menyiapkan kendaraan tersebut.” tutur Faizah Kepala Bidang (Kabid) Sosial.

Meskipun ketiadaan dana pendamping, bidang sosial akan  tetap bekerja semaksimal dan seoptimal mungkin dalam melaksanakan tugas pokok fungsi dibidang sosial. Karena selama ini menggunakan dana sukarelawan, dana yang ada sangat terbatas hanya diperuntukkan memenuhi kebutuhan oprasional tim dari kemensos. Saat ini Bidang Sosial hanya mengandalkan serta menerima laporan dari petugas pendamping dari daerah. Mestinya, ada juga tambahan bantuan dana Bansos dari Daerah sendiri, sehingga tidak hanya mengandalkan Program dana bansos dari kemensos yang diperuntukkan kepada penyandang cacat berat, orang tua jompo(Lansia), gangguan kejiwaan(Psikotik), serta anak terlantar.” ujarnya.

Ia menambahkan,Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi sudah mencoba mengajukan dana bansos kepada Pemerintah Daerah(Pemda) Lamteng. Akibat  keterbatasan APBD, pengajuan untuk Bidang Sosial dana bansos belum dapat diakomodasi. Dana APBD hanya untuk honor tiga orang petugas pendamping yang diajukan, dan namanya sudah ditetapkan dari staf diBidang Sosial. misalnya, tiga pendamping untuk lansia, tiga pendamping untuk Psikotik dan seterusnya, Yang bertugas mendata dan memonitor. ”Honor petugas pendamping sudah kita anggarkan 12 bulan, tetapi dana honor petugas pendamping tidak dapat kita gunakan untuk keperluan oprasional,” pungkasnya.(Hengki)