Dinas Peternakan Lamtim Lakukan vaksin terhadap 6.497 Hewan

0
604
Dinas Peternakan Lamtim Lakukan vaksin terhadap 6.497 Hewan
Dinas Peternakan Lamtim Lakukan vaksin terhadap 6.497 Hewan

Lampung Timur,Buanainformasi.com-Dinas Peternakan Lamtim melakukan vaksinasi anti rabies terhadap 6.497 Hewan Pembawa Rabies (HPR).

Kepala Dinas Peternakan Lampung Timur, Ir Lasmiwanti melalui Kabid Keswan, Dewanto mengatakan, bahwa populasi HPR di Lamtim saat ini sudah mencapai 14.434 ekor. Jumlah Hewan pembawa rabies (HPR) tersebut terdiri dari beberapa jenis HPR, yaitu Anjing sebanyak 5.930 ekor, Kucing 8.389 ekor, Kera 119 ekor, dan luwak 1 ekor. Dari jumlah data tersebut, selama bulan vaksin rabies, sudah dilakukan vaksin anti rabies terhadap 6.497 ekor HPR. Upaya pemberian vaksin rabies bertujuan untuk mencegah penyebaran penyakit rabies melalui hewan pembawa rabies.

” Tahun ini kami menargetkan pemberian vaksinasi untuk HPR yang ada sebanyak 6.600 ekor. Maka sampai saat ini, targetkan tersebut baru terlaksana sekitar 90 persen dari yang di targetkan. Selama ini kendala dalam pelaksanaan vaksinasi tersebut adalah tidak semua HPR yang di pelihara oleh pemiliknya berada di kandangnya atau dengan kata lain HPR yang ada liar. Sehingga para petugas merasa kesulitan untuk melakukan vaksinasi terhadap HPR yang ada. Temuan dilapangan, tidak semua HPR di kandangkan oleh pemiliknya, sehingga saat akan di vaksin harus di tangkap terlebih dahulu,” ungkapnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, ” selain kendala tersebut, kendala lain adalah terkait jumlah pasti HPR yang ada. Sampai saat ini kami belum bisa memastikan jumlah secara keseluruhan, karena masih banyaknya HPR yang liar sehingga jumlahnya tidak diketahui secara pasti. Dari pendataan yang telah dilakukan baru ada sekitar  14.434 ekor jumlahnya. Sampai saat ini kami selalu berupaya untuk melakukan pencegahan penyebaran penyakit rabies tersebut, dengan cara pemberian vaksin terhadap HPR yang ada di Lamtim. Hal ini juga dilakukan untuk mencegah terjadinya penularan melalui hewan lain yang berasal dari luar daerah, karena kita khawatirkan, HPR di daerah lain belum dilakukan vaksinasi sehingga menularkan ke HPR yang ada di Lamtim. Kami  telah mencatat dari 24 kecamatan yang ada di Lamtim, vaksinasi rabies terbanyak yang dilakukan ada di daerah yang berbatasan dengan Kabupaten Kota,”jelasnya

masih kata dia “Untuk kita ketahui bersama bahwa upaya pencegahan rabies yang dilakukan setiap tahun ini cukup efektif. Untuk tahun 2016 ini belum  pernah ada laporan terkait adanya penularan rabies di Lamtim. Kami  berharap agar pencegahan rabies di Lamtim  pada tahun 2017 mendatang akan dapat ditingkatkan. Sebab tahun 2016 ini hanya ditargetkan sebanyak 6.600 ekor, hal itu dikarenakan Lamtim tidak memiliki stok vaksin, dan pelaksanaan vaksinasi rabies tahun ini dilakukan berkat bantuan dinas peternakan provinsi Lampung,” ungkapnya.(Riswanto)