Dinas Pengelola Pasar Lampura Bentuk Kelompok Pedagang

0
564

Lampung Utara, buanainformasi.com- Dalam rangka melakukan penataan serta mempermudah pembinaan dan penertiban pasar di Kabupaten Lampung Utara (Lampura). Dinas Pengelola Pasar setempat akan membentuk kelompok pedagang dan pengurus pasar desa.

Hal itu merupakan salah satu program Dinas Pengelola Pasar tahun 2016 guna mewujudkan pasar yang nyaman, bersih serta aman.

Kepala Dinas Pengelola Pasar Lampura Syahrudin Putra mengatakan, pada tahun 2016 pihaknya melaksanakan program penataan pasar melalui pembentukan kelompok pedagang dan pengurus pasar desa. “Program yang dimaksud bertujuan untuk memudahkan dalam melakukan pembinaan dan penertiban pasar.” ujar Syahrudin di Ruang kerjanya, kemarin(10/3).

Syahrudin menyatakan, saat ini, terdapat sedikitnya 50 pasar tersebar di 23 kecamatan se Lampura. Program tersebut akan dilaksanakan untuk pasar-pasar tradisional di Bumi Ragem Tunas Lampung.” Tapi, untuk pasar pagi dan sentral, tentu akan kita bentuk juga. Setelah selesai pembentukan kelompok pedagang di pasar-pasar tradisional.” ujarnya.

Melalui pembentukan kelompok dan pengurus pedagang sambungnya,  diharapkan dapat memudahkan dalam hal sosialisasi berbagai produk-produk hukum terkait dengan pasar. Misalnya, tentang perda retribusi, perda tentang ketertiban pasar, perda tentang larangan-larangan yang harus di taati oleh para pedagang. Yang keseluruhannya itu, tentu akan bermuara pada kenyamanan. Baik untuk para pedagang maupun para pembeli. terangnya.

Ditambahkannya, selain program-program tersebut, Dinas pengelolan pasar juga terus melakukan koordinasi dengan dinas instansi terkait mengenai pembangunan berbagai fasilitas dan infrastruktur pasar.
Hal ini merupakan intruksi Bupati Lampura H. Agung Ilmu Mangkunegara agar setiap dinas instansi senantiasa berkoordinasi satu sama lain terkait dengan bidang tugasnya masing- masing.” Tujuannya, agar berbagai program pembangunan dapat terlaksana dengan baik. Kemudian lebih efektif dan efisien serta lebih menyentuh kepentingan masyarakat luas.”pungkasnya. (niko)